Seputar Tekno

Perbedaan Hub dan Switch

Hub dan switch adalah dua jenis hardware yang berhubungan dengan jaringan komputer. Secara fisik, bentuk keduanya terlihat sama yakni sebagai perangkat keras komputer yang memiliki beberapa colokan atau port dengan jumlah beragam. Begitu pula secara fungsi, keduanya digunakan untuk menghubungkan kabel-kabel jaringan sebagai media transmisi data. Meski demikian, hub dan switch memiliki prinsip kerja yang berbeda.

Perbedaan Hub dan Switch

Secara garis besar, switch boleh dikatakan punya struktur lebih rumit dan harga lebih mahal jika dibandingkan hub. Adapun perbedaan lain dari keduanya adalah sebagai berikut :

1. OSI Layer
Hub dan switch bekerja pada OSI Layer yang berbeda. Open System Interconnection (OSI) Layer merupakan kumpulan layer atau lapisan pada model arsitektur jaringan komputer. Model ini dikembangkan oleh badan internasional di Eropa dan terdiri dari tujuh layer. Adapun hub bekerja pada OSI Layer pertama, yaitu physical layer yang berfungsi mendefinisikan media transmisi, sinkronisasi bit, arsitektur, dan topologi jaringan. Sedangkan switch bekerja pada OSI Layer kedua, yaitu data link layer yang berfungsi menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi suatu format.

2. Prinsip Kerja
Prinsip kerja hub adalah menerima dan mengirimkan sinyal-sinyal listrik melalui kabel jaringan komputer. Sementara itu, switch tidak hanya menerima dan mengirim sinyal, tetapi juga memproses informasi atau menganalisa paket data pada layer data link. Dengan demikian, switch memiliki cara kerja yang lebih kompleks daripada hub sehingga kinerja switch pun lebih handal daripada hub.

3. Kecepatan Transfer Data
Masih berkaitan dengan perbedaan sebelumnya, switch menggunakan sistem seleksi terhadap semua perangkat atau komputer yang tersambung dengan switch. Sedangkan pada hub, sinyal yang diterima langsung dikirim ke semua port yang ada. Sebab sekali lagi, hub hanya menerima dan mengirimkan, tanpa menganalisa. Oleh karena itu, switch memiliki transfer data yang lebih cepat daripada hub karena tujuannya lebih terarah jika dibandingkan hub yang menyebar atau menyeluruh.

4. Pengaturan Perangkat
Hub sama sekali tidak bisa diatur atau dilakukan setting. Sedangkan switch bisa diatur untuk memblokir atau mengizinkan komputer mana saja yang boleh tersambung dengan perangkat tersebut. Switch mampu membagi satu segmen jaringan LAN menjadi dua atau lebih, meskipun secara fisik berada dalam satu jaringan yang sama. Pembagian ini dikenal dengan istilah Virtual LAN atau VLAN.

5. Sistem Keamanan
Data yang dikirimkan oleh hub akan sampai pada tujuan dalam keadaan utuh, sebab hub hanya menerima dan mengirimkan tanpa menganalisa. Berbeda dengan hub, data yang dikirimkan oleh switch akan sampai pada tujuan dalam keadaan yang belum tentu utuh. Hal ini dikarenakan setiap paket data yang diterima oleh switch akan dianalisa atau diperiksa terlebih dahulu, baru kemudian dikirimkan. Jadi, switch bukan tidak dapat mengirimkan data secara utuh, melainkan memastikan tidak ada data yang mencurigakan sehingga data yang dikirim sifatnya lebih aman.

Semoga bermanfaat.