Seputar Tekno

Perbedaan Adware & Spyware

Ancaman komputer dapat terjadi kapan saja. Data yang Anda miliki pun sangat mungkin untuk di copy, disadap atau bahkan dirusak oleh beberapa jenis parasit merugikan seperti adware dan spyware. Keduanya juga sering disebut dengan virus. Lantas apa yang membedakan dua istilah tersebut? Mari kita simak penjelasannya.

Perbedaan Adware & Spyware

Pertama, Anda harus berhati-hati karena file atau data yang telah di unggah pada situs internet tertentu bisa dimata-matai oleh spyware. Spyware adalah perangkat lunak yang tidak sengaja membahayakan komputer yang menyerang privasi dengan cara melacak halaman penjelajahan dan menampilkan iklan yang tidak berguna. Hal tersebut bertujuan untuk mengarahkan Anda ke situs lain. Spyware juga merupakan program yang mampu merekam secara diam-diam segala aktivitas online Anda, contohnya pada cookies atau registry. Data yang telah terekam akan dikirim atau dijual pada perusahaan maupun perorangan yang nantinya akan mengirim iklan atau menyebarkan virus.

Penyebaran Spyware sering tidak di sadari dan tidak mudah untuk terdeteksi dari awal. Biasanya datang dari software bajakan yang beredar dipasaran, software gratis dari hasil download atau bisa juga dari situs-situs penyedia jasa file-sharing. Selain itu, spyware dapat tersebar melalui situs-situs yang menyediakan screensaver atau wallpaper untuk di download gratis.

Lantas bagaimana cara menghindari spyware tersebut? Langkah-langkah sederhana yang bisa Anda lakukan sendiri adalah:
· Scan komputer Anda secara rutin dengan program anti spyware dan anti virus yang terbaru
· Lengkapi browser Anda dengan fitur-fitur keamanan
· Sebaiknya aktifkan Auto Update untuk semua program yang Anda miliki
· Jangan pernah klik OK atau SUBMIT pada pop up Windows yang muncul, langsung tutup saja dengan tombol Close. Jika Anda pernah sekali melakukan ini, maka akan sering muncul beberapa pop up Windows lainnya secara beruntun.

Sedangkan Adware, hampir mirip dengan spyware. Yang membedakannya adalah adware lebih ke arah iklan produk atau penawaran layanan yang merupakan bagian dari sebuah situs atau aplikasi. Biasanya adware sangat mudah untuk di non-aktifkan, tapi tidak untuk variasi adware yang memiliki teknik anti removal dan biasanya ini sangat menganggu para pengguna.

Adware biasanya tertanam pada aplikasi-aplikasi gratisan, terlebih lagi apabila Anda sering melakukan browsing internet dan memiliki sistem operasi yang cukup banyak celah untuk ditembus. Efek yang ditimbulkan adware pada komputer juga agak berbahaya. Anda akan terus melihat pop up yang berisi iklan-iklan pada saat Anda ingin membuka halaman situs tertentu. Pada kesempatan lain, Anda juga bisa terserang adware ketika menjalankan aplikasi dari program yang telah di instal ke dalam komputer. Adapun beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar terhindar dari adware adalah:
· Jalankan program anti adware yang paling update
· Hidupkan opsi ‘Firewalls’ saat melakukan browsing
· Gunakan plugin security options yang direkomendasikan oleh browser Anda

Semoga bermanfaat!