Seputar Tekno

Pengertian SNMP

SNMP atau singkatan dari Simple Network Management Protokol merupakan protokol yang dirancang untuk memberikan kemampuan kepada pengguna agar memantau dan mengatur jaringan komputernya secara sistematis dari jarak jauh. Pengolahan tersebut dijalankan dengan mengumpulkan data dan melakukan penetapan terhadap variabel elemen jaringan yang dikelola.

Pengertian SNMP

SNMP dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF), merupakan salah satu bagian dari Internet Activities Board (IAB). Pada pertengahan tahun 1980-an, SNMP disebut sebagai standar manajemen untuk produk-produk jaringan berbasis LAN, misalnya bridge, router, dan wiring concertrator. Selain itu, SNMP di desain untuk mengurangi tingkat kompleksitas dari manajemen jaringan dengan banyaknya sumber daya yang dibutuhkan untuk mendukung manajemen tersebut. Karena adanya SNMP, manajemen jaringan semakin tersentralisasi, kuat dan kompatibel pada semua platform. SNMP juga memberikan fleksibilitas untuk manajemen informasi yang dimiliki oleh vendor produk tertentu.

SNMP terdiri atas tiga elemen utama yaitu:
· Manager, bertugas sebagai manajemen jaringan yang mengumpulkan data informasi dari elemen-elemen jaringan yang ingin di kontrol
· MIB (Management Information Base), adalah database dari data informasi yang dikumpulkan oleh manager dari agen yang tersimpan dalam database server
· Agen, yaitu elemen jaringan yang di monitoring oleh manager

Objek yang dikelola dapat di monitor atau di atur oleh aplikasi manajemen jaringan yang sering memakai operasi-operasi sebagai berikut:
· GET_NEXT_REQUEST berguna untuk meminta komponen objek selanjutnya dari suatu tabel atau daftar dari suatu agen
· GET_RESPONSE berguna untuk merespon get_next_request, get_request, atau set_request
· GET_REQUEST berguna untuk meminta nilai dari suatu komponen objek dari suatu agen
· SET_REQUEST berguna untuk mengatur nilai dari suatu komponen objek dari suatu agen
· TRAP berguna untuk mengirim trap (event) secara sinkron ke aplikasi manajemen jaringan. Suatu agen dapat mengirimkan trap saat kondisi tertentu misalnya ketika perubahan state dari suatu perangkat, kegagalan perangkat atau inisialisasi agen

Karena adanya protokol yang digunakan untuk pertukaran informasi antar aplikasi manajemen jaringan dan agen manajemen, produk yang berasal dari vendor berbeda dapat dikelola dengan aplikasi manajemen jaringan yang sama. Keuntungan dari SNMP ialah mudah untuk di implentasikan dan tidak perlu membutuhkan banyak sumber daya memori dari perangkat.