Seputar Tekno

Pengertian Sistem Backup & Recovery

Dalam dunia teknologi informasi, Backup merupakan proses membuat data cadangan dengan cara menyalin atau juga dengan membuat arsip data pada komputer dan smartphone, sehingga data tersebut dapat digunakan kembali apabila terjadi kerusakan pada perangkat tersebut. Backup memiliki dua tujuan utama, yaitu untuk mengembalikan data apabila data hilang, baik karena terhapus atau rusak (corrupt) dan untuk mengembalikan data ke titik tertentu di masalalu. Data tersebut bisa berupa gambar, file dokumen, audio, driver, sistem Windows atau software tertentu.

Pengertian Sistem Backup & Recovery

Pastinya Backup menjadi hal yang sangat penting yang dilakukan karena banyaknya kemungkinan untuk kehilangand data, baik kesalahan teknis seperti haddisk yang tak layak pakai atau kesalahan yang di akibatkan oleh penggunanya sendiri. Untuk mempermudah backup, saat ini banyak para pengembang software yang menyediakan aplikasi khusus dengan sistem network client server agar data-data yang di backup lebih aman.

Metode Backup terbagi menjadi beberapa jenis yaitu:

1. Backup logika dan backup fisik
Backup logika dengan cara memyimpan perintah secara logic dari struktur database yang isinya di representasikan dalam perintah SQL, contohnya create table, create database dan insert data. Sedangkan backup fisik dengan cara mengambil database dalam bentuk fisik yang menggunakan servis App dan disimpan pada folder.

2. Backup online dan backup offline
Sesuai namanya, backup online dilakukan saat server MySQL sedang berjalan, sementara backup offline dengan cara menyimpan file di dalam komputer jaringan saat server sedang dihentikan. Sehingga para pengguna dapat mengaksesnya walau sedang tidak terhubung ke jaringan.

Sedangkan recovery, fungsinya hampir sama seperti dengan Backup, namun bedanya recovery data ialah proses pengembalian data dari kondisi yang rusak, gagal atau corrupt dan bahkan tidak bisa di akses ke kondisi awal yang normal. Data tersebut bisa dikembalikan dari harddisk, flashdisk dan media simpan lainnya contoh kamera digital. Kegiatan recovery ini bisa juga di akibatkan dari kerusakan fisik dari software dan piranti penyimpanan yang membuat sistem file tempat tersimpannya data tidak bisa dikenali karena tidak terbaca oleh sistem operasi.

Pada sistem operasi berbasis Android, terdapat dua jenis recovery yaitu stock recovery dan custom recovery. Tujuan utama dari stock recovery adalah untuk menghapus semua file user berupa datanya atau bisa juga untuk melakukan update system. Kemudian jenis custom recovery memungkinkan perangkat melakukan fungsi backup dan restore sekaligus dan penghapusan data selektif sehingga pengguna tak perlu untuk menghapus semuanya.