Seputar Tekno

Pengertian Memory Leak

Sobat Gaptex, tahukah Anda bahwa komputer dapat mengalami kebocoran memori? Memory leak alias kebocoran memori adalah pengurangan secara kontinu jumlah memori bebas yang dapat digunakan oleh sistem komputer. Kebanyakan kebocoran memori disebabkan oleh sebuah program yang sering kali secara tidak sengaja, menggunakan jumlah memori yang terus bertambah selama program tersebut dijalankan.

Pengertian Memory Leak

Hal ini biasa merupakan proses bertahap yang semakin lama semakin memburuk apabila program tersebut tetap terbuka. Jika kebocoran memori-nya cukup parah, ia dapat menyebabkan program tersebut crash atau bahkan membuat keseluruhan sistem komputer jadi not responding.

Alasan paling umum dari mengapa suatu program tertentu dapat menyebabkan memory leak adalah dikarenakan kesalahan pemrograman, dimana memori yang sudah tak digunakan lagi oleh program tersebut tidak dialokasikan kembali ke sistem komputer. Ketika program membutuhkan ruang memori baru, ia tidak menggunakan memori yang sudah kosong tadi dan justru meminta alokasi memori tambahan dari sistem komputer. Sehingga, jumlah RAM yang digunakan program tersebut terus bertambah.

Memory leak juga dapat disebabkan oleh program yang meminta alokasi memori baru terlampau sering. Meski program tersebut telah diberikan seporsi RAM, ia tetap meminta alokasi memori tambahan. Hal ini biasa terjadi karena si pembuat program ingin memastikan programnya berjalan super mulus.

Mengatasi Memory Leak
Untungnya, kebocoran memori tidaklah seberantakan kebocoran oli mobil. Kebocoran memori dapat diperbaiki dengan mudah. Aplikasi pengembangan software biasa disertai dengan fitur debugger yang dapat memeriksa apakah suatu program dapat menyebabkan memory leak. Begitu sumber kebocoran ditermukan, sang programmer dapat memperbaiki kodenya supaya si program menggunakan memori secara lebih efisien.

Kalau Anda menggunakan program yang memiliki kebocoran memori, Anda dapat mengatasi masalah tersebut untuk sementara waktu dengan cara keluar dari program itu, kemudian membukanya lagi. Karena, begitu program itu berhenti dijalankan, secara otomatis memori yang ia gunakan dikembalikan ke sistem komputer. Akan tetapi, tentu saja, kebocoran memori akan terjadi lagi setelah Anda menggunakan program itu selama beberapa waktu. Anda perlu memberitahu pihak pembuat program itu supaya kebocoran memori dapat diperbaiki.

Semoga bermanfaat!