Seputar Tekno

Pengertian Destructive Device

Pasti Anda sering mendengar istilah cyber crime atau kejahatan komputer. Cyber crime merupakan istilah yang menjurus pada aktivitas kejahatan yang dilakukan secara diam-diam melalui dunia maya dengan memakai teknologi atau jaringan komputer. Cyber crime juga sering disebut dengan kejahatan di dunia maya. Banyak macam dari cryber crime tersebut, contohnya dapat berupa penipuan e-commerce atau transaksi jual beli online, penipuan cek serta kartu kredit, mencuri data rahasia dan menyerang komputer dengan menggunakan virus untuk merusak sistem serta menghancurkan data.

Pengertian Destructive Device

Kegiatan hacking yang berguna untuk menghancurkan data dengan mengirimkan berbagai virus merugikan inilah yang disebut Destructive Device. Secara umumnya, Destructive Device mempunyai artian yaitu sekumpulan program-program virus yang dibuat khusus untuk menghancurkan data-data serta merusak sistem komputer korban, contohnya virus Trojan Horse, Worms, Email Bombs, Nukes dan sebagainya.

Pelaku cyber crime yang melakukan Destructive Device ini tentunya seseorang yang memiliki keahlian tinggi dalam ilmu komputer dan menguasai algoritma yang rumit dan pemrograman komputer untuk membuat kode malware. Mereka dapat menganalisa cara kerja sistem komputer dan jaringannya serta mampu menemukan celah pada sistem tersebut sehingga kemudian, para pelaku cyber crime akan menggunakan kelemahannya untuk dapat masuk dan mulai melakukan tindak kejahatan, seperti mencuri data-data penting.

Salah satu cara yang paling umum untuk penyebaran virus secara sengaja adalah dengan menggunakan sebuah email. Seringkali pengguna yang sistem emailnya terkena virus tidak akan menyadari hal ini. Kemudian, virus tersebut akan dikirimkan ke tempat lain melalui emailnya. Bisa juga melalui situs-situs website yang sering dibuka oleh pengguna saat berselancar di internet dan hasil download yang berasal dari situs tersebut.

Cyber crime sering dilakukan oleh para hacker dan cracker. Namun kedua jenis pelaku cyber crime tersebut memiliki artian berbeda yang cukup signifikan. Pada dasarnya, seorang hacker sejati tidak pernah bermaksud ingin merusak data di dalam jaringan komputer yang berhasil ditembusnya. Mereka hanya ingin membuktikan kemampuan dalam hal meng-hack demi kepuasan tersendiri.

Sedangkan para cracker, ialah mereka atau sekumpulan orang yang memang bertujuan untuk merusak dan menghancurkan integritas di seluruh jaringan komputer. Biasanya, seorang cracker yang telah berhasil masuk ke dalam jaringan komputer akan langsung merusak dan menghancurkan data-data penting di dalamnya hingga menyebabkan kekacauan bagi para user komputer.

Untuk itu sering timbul pertanyaan, apakah jaringan komputer Anda sudah aman dari para hacker ataupun cracker?