Seputar Tekno

Mengenal Chipset Perangkat Android

Sebuah hardware tidak akan berjalan tanpa adanya software, begitu pula perangkat Android tidak dapat dijalankan tanpa dukungan chipset. Selain kapasitas RAM dan memori internal, chipset atau prosesor termasuk komponen inti dari perangkat Android. Ada banyak jenis chipset yang diproduksi sejumlah vendor.

Mengenal Chipset Perangkat Android

Berikut ini adalah beberapa macam chipset yang digunakan pada perangkat android :

1. Qualcomm
Qualcomm merupakan chipset yang paling umum digunakan oleh berbagai vendor smartphone android untuk mempersenjatai perangkatnya. Ada empat generasi yang telah diluncurkan oleh chipset buatan Amerika ini, yaitu Snapdragon S1, Snapdragon S2, Snapdragon S3, dan Snapdragon S4. Jenis yang cukup terkenal adalah Qualcomm Snaprdagon 410 dan 820. Kualitasnya sudah terbukti lebih baik jika dibandingkan chipset lainnya sehingga paling sering dipakai oleh perangkat Android. Keunggulan chipset ini antara lain dalam hal performa multitasking, konsumsi daya, pengolah grafis, dan koneksi internet 4G. Untuk pengolah grafis, Qualcomm biasa dipadukan dengan Adreno.

2. Mediatek
Chipset yang paling umum kedua digunakan adalah Mediatek atau sering disingkat MTK. Chipset buatan China ini hampir sama dengan Qualcomm, hanya saja harganya lebih murah. Oleh karena tidak terlalu mahal, chipset ini biasa digunakan sebagai tenaga untuk smartphone lokal kelas menengah ke bawah. Tidak jarang banyak pula yang memberikannya label chipset murahan, padahal dari segi kualitas tidak perlu diragukan lagi. Kekurangannya hanya pada konsumsi daya yang membuat boros baterai. Jenis chipset ini yang menjadi andalan adalah Helio. Mediatek hanya punya lisensi ARM Core yang selalu menggunakan CPU Cortex, seperti Cortex A53 atau A57.

3. Exynos
Chipset buatan Samsung ini secara khusus banyak digunakan pada smartphone keluaran Samsung. Di Indonesia, Samsung menghadirkan smartphone flagship dengan chipset Exynos. Sedangkan di Amerika, Samsung memasarkan smartphone flagship mereka dengan chipset Qualcomm. Keunggulannya terletak pada pemakaian game 3D yang lancar dengan dukungan pengolah grafis GPU Mali 400. Kinerja multitasking dan akses jaringan 4G LTE dengan kecepatan 600/150 Mbps juga merupakan salah satu performa yang ditawarkan oleh Exynos.

4. OMAP
Sedikit berbeda dengan ketiga chipset sebelumnya, Anda mungkin belum begitu familiar dengan OMAP. Chipset ini diproduksi oleh Texas Instrument yang berbasis di Amerika Serikat. Seri yang telah diluncurkan hingga kini adalah OMAP 1 sampai dengan OMAP 4, dimana OMAP 4 merupakan langkah awal untuk chipset versi dual core. Keunggulan yang dimiliki OMAP antara lain tampilan internet seperti akses pada perangkat PC, konsumsi daya yang lebih hemat, serta kualitas kamera dan video yang dihasilkan full HD. Baru-baru ini, OMAP memperkenalkan seri terbarunya OMAP 5 yang diluncurkan dalam dua versi, yaitu OMAP 5430 dan OMAP 5432.

5. Nvidia Tegra
Chipset besutan Nvidia biasa digunakan untuk mendukung aktivitas gaming, baik melalui smartphone maupun PC tablet. Walaupun begitu, tidak hanya gaming saja tujuan dari chipset ini, tetapi juga untuk penggunaan lainnya. Chipset produksi Amerika ini telah mengeluarkan seri Tegra APX, Tegra 2, dan Tegra 3. Adapun seri terbaru Tegra 4 dikenal sangat bertenaga untuk mendukung aktivitas gaming. Konsumsi daya yang dihasilkan termasuk hemat sehingga cocok pula untuk penggunaan multimedia. Nvidia biasa dipasang pada smartphone menengah ke atas.

6. HiSilicon
HiSilicon atau Haisi Semiconductor Limited Company merupakan perusahaan milik Huawei yang bergerak di bidang desain chipset. Dengan demikian, chipset ini dapat Anda jumpai di perangkat Android vendor Huawei. Sebagaimana diketahui, Huawei memiliki lisensi ARM Core untuk chipsetnya dan membeli lisensi dari Vivante untuk GPU. Meski demikian, GPU Vivante sepertinya tidak digunakan lagi dan diganti dengan Mali pada chipset Kirin. Saat ini, chipset HiSilicon dengan kualitas tercepat adalah Kirin 950 dengan Cortex A72.

Semoga bermanfaat.