Seputar Tekno

Mengenal Bagian Smartphone yang Mudah Rusak

Smartphone bisa dianalogikan dengan tubuh manusia dimana ada bagian-bagian tertentu yang rentan terhadap kerusakan. Smartphone sudah dirancang oleh para ahli untuk memudahkan para pengguna dalam mengoperasikannya. Smartphone secara keseluruhan memiliki bagian penting yang sama. Jika bagian tersebut rusak, mau tak mau Anda harus merogoh saku untuk memperbaikinya. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui bagian-bagian yang dimaksud.

Mengenal Bagian Smartphone yang Mudah Rusak

Berikut ini merupakan bagian dari smartphone yang mudah rusak :

1. Layar Smartphone
Bagian pertama yang rentan mengalami kerusakan adalah layar smartphone. Touch screen atau layar sentuh merupakan bagian yang paling sering dipegang. Layar termasuk bagian terpenting karena terbuat dari material kaca yang tipis dan mudah pecah. Bagian terluar dari smartphone ini mudah terkena goresan, tekanan, dan lain sebagainya. Jika layar didesain tebal, sifatnya memang kuat namun fungsinya tidak maksimal. Anda sebaiknya tidak meletakkan smartphone di saku celana bagian belakang karena dikhawatirkan bisa rusak atau pecah karena tertindih secara tidak sengaja. Solusi lainnya, dengan memasang flip cover pada smartphone.

2. Tombol Home
Tidak semua smartphone memiliki tombol Home fisik, yaitu tombol Home yang berupa tombol tersendiri. Akan tetapi, sebagian besar atau bisa dikatakan seluruh perangkat iPhone dan Samsung memiliki tombol Home fiisk. Tombol ini memiliki banyak fungsi sehingga sering digunakan. Selain berfungsi untuk kembali ke menu utama, tombol Home antara lain digunakan untuk mengambil screenshot dan sebagai pemindai sidik jari. Supaya tidak mudah rusak, Anda disarankan tidak terlalu sering menggunakan tombol Home fisik. Dengan demikian, smartphone dengan tombol Home berupa touch screen sebenarnya lebih baik dalam hal ini.

3. Port Charger
Colokan atau port charger merupakan bagian yang berhubungan dengan pengisian daya baterai. Jika komponen ini rusak, maka proses charging ikut terganggu. Anda harus melepas baterai smartphone dan melakukan charging dengan cara lain, namun tidak semua baterai smartphone bisa dilepas, bukan? Port charger termasuk bagian yang sering digunakan, bisa dikatakan setiap hari digunakan. Di antara cara merawat bagian ini adalah menjaga kebersihan karena port sangat mudah kotor oleh debu-debu tipis dan berkarat karena kondisi lembab. Cara lain yang paling efektif, yaitu dengan menggunakan charger original sesuai aslinya.

4. Tombol Power dan Volume
Terletak di bagian samping, tombol power adalah tombol yang juga sering digunakan. Kerusakan tombol power bisa berupa tombol macet, tenggelam, ataupun terlepas. Apabila tombol power tidak berfungsi, smartphone tidak bisa dinyalakan. Begitu juga dengan tombol volume, sebab tidak ada tombol lain yang bisa digunakan untuk memperbesar atau memperkecil suara selain tombol volume. Anda bisa mengatur power on/off smartphone dengan cara lain untuk meminimalkan kerusakan tombol power, begitu pula dengan tombol volume, misalnya dengan tombol virtual. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan case agar tombol tidak terpencet-pencet.

5. Pinggiran Smartphone
Bagian kelima yang mudah rusak adalah pinggiran smartphone. Selain layar, bagian ini juga merupakan bagian terluar dari smartphone yang mudah terkena goresan dan tekanan. Bagian yang dikenal juga dengan sebutan bezel ini umumnya terbuat dari material logam. Bezel sangat berharga, sebab jika terkelupas, tentunya berdampak pada nilai jual yang berkurang. Untuk melindungi bezel, Anda bisa menggunakan berbagai jenis case, seperti leather case, soft case, ring bumper case, ataupun back cover case. Di samping itu, Anda juga perlu berhati-hati, tidak bertindak ceroboh yang bisa menyebabkan smartphone terjatuh.

Semoga bermanfaat.