Seputar Tekno

Membedakan Shut Down, Sleep dan Hibernate

Setiap pengguna komputer atau laptop pasti sudah tahu bahwa komputer dapat dimatikan dengan cara Shut Down, Sleep atau Hibernate. Namun, tidak semua orang mengetahui apa sebenarnya yang membedakan Shut Down, Sleep dan Hibernate itu dan kapan waktu yang tepat untuk melakukannya. Dengan beberapa mode tersebut, komputer Anda akan dimatikan total, ada pula saat dinyalakan kembali, Anda bisa kembali fokus dengan pekerjaan terakhir.

Anda perlu paham mengenai berbagai menu shut down di Windows 7 atau Windows upgrade terbaru, karena hal ini ternyata cukup penting untuk kelangsungan usia komputer Anda. Pilihan mode Shut Down, Sleep, dan Hibernate mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Shut Down
Anda pasti sangat familiar dengan mode Shut Down ini bukan? saat Anda ingin mematikan komputer dengan mode ini, seluruh program yang tadinya dijalankan akan ditutup secara penuh dan komputer akan mematikan sistem operasi milik Anda. Komputer yang sudah dimatikan dengan cara Shut Down tidak akan mengonsumsi daya baterai.

Lantas kapan waktu yang tepat untuk Shut Down? Anda bisa mematikan komputer atau laptop dengan Shut Down jika Anda sudah merasa tidak ada lagi pekerjaan yang perlu dilakukan karena sudah tersimpan dengan baik di memori. Shut Down juga bisa Anda gunakan saat Anda benar-benar tidak menggunakan komputer dalam waktu yang cukup lama.

Sleep
Mode Sleep ini biasa disebut dengan “Standby”. Di saat Anda menggunakan mode Sleep, komputer tetap berjalan namun tidak mengonsumsi tenaga listrik yang cukup banyak. Saat Anda menghidupkan komputer lagi, Anda akan langsung melihat pekerjaan terakhir di komputer dan dengan waktu booting yang cenderung cepat.

Mode Sleep lebih sering digunakan untuk menghemat daya karena seluruh komponen akan terputus kecuali RAM. Karena itulah, mode ini sangat berguna saat Anda meninggalkan komputer dalam waktu hanya sebentar. Jadi, saat Anda membutuhkan kompute kembali, Anda hanya tinggal menekan tombol power untuk memulai pekerjaan dari terakhir kali Anda mematikan komputer.

Hibernate
Apakah Anda sering menggunakan mode Hibernate? Jika iya, maka metode satu ini sebenarnya hampir mirip dengan Sleep. Tapi, mode Hibernate menjadi salah satu cara yang mampu mempertahankan kondisi layanan dan aplikasi yang tengah berjalan dalam keadaan mati dalam jangka waktu lama.

Apabila Anda ingin meninggalkan komputer dalam waktu lama, seperti tidur, Anda dapat menggunakan mode Hibernate untuk menghemat tenaga listrik dan baterai laptop. Prinsip kerjanya yaitu keadaan sistem akan ditransfer dari RAM ke harddisk, sehingga akan perlu waktu yang lama sebelum akhirnya mati total. Jadi, kalau Anda menggunakan mode Hibernate, maka Anda akan menghabiskan banyak waktu booting untuk kembali bisa menggunakan komputer.