Seputar Tekno

Kelebihan Instagram (Stories) Dibandingkan Snapchat

Baru-baru ini aplikasi Instagram meluncurkan fitur Stories yang mirip aplikasi Snapchat. Dengan fitur tersebut, para pengguna bisa berbagi foto dan video dengan lebih spontan. Selain itu, pengguna bisa melakukan editing dengan menambahkan teks atau coretan. Namun demikian, foto dan video yang dibagi dengan fitur Stories akan terhapus dalam waktu 24 jam.

Kelebihan Instagram (Stories) Dibandingkan Snapchat

Lebih lanjut, fitur Stories kabarnya merupakan langkah Instgram untuk menahan Snapchat. Sebab setahun terakhir ini, laju Snapchat terus mengalami peningkatan. Sebelum kehadiran Snapchat, aplikasi berbagi foto dikuasai Instagram. Meskipun belum kehilangan pamor, sepertinya Instagram merasa perlu mengambil langkah supaya tidak tergantikan Snapchat.

Kevin Systrom selaku CEO Instagram mengakui bahwa perusahaannya menjiplak konsep Snapchat dalam fitur Stories yang diluncurkan hari Selasa pekan lalu (02/08/2016). Fitur baru milik Instagram ini dirancang supaya para pengguna dapat berbagi kejadian sehari-hari yang lebih konyol dan tidak cukup bagus di lini massa, seperti yang dilakukan pengguna Snapchat.

Sebelum ini, Facebook yang menaungi Instagram telah mencoba meniru Snapchat. Misalnya, dengan fitur Poke, Slingshot, dan Instagram Bolt. Akan tetapi, upaya tersebut tidak terlalu membuahkan hasil karena pengguna Facebook tidak mau mengunduh aplikasi baru untuk fungsi yang sama. Dan kini, Facebook menggunakan tangan Instagram untuk membalasnya.

Jika dilakukan pengamatan objektif, sebenarnya Instagram masih unggul daripada Snapchat. Sebagai aplikasi yang lebih dulu eksis, pengguna Instagram tentu lebih banyak daripada Snapchat. Pada akhir semester pertama tahun 2016, Instagram tercatat memiliki sekitar 300 juta pengguna aktif per hari, yang terbanyak di Jepang, Jerman, Perancis, dan Indonesia.

Sementara itu, popularitas Snapchat memang semakin menanjak. Jika Twitter diperkirakan memiliki pengguna aktif sebanyak 140 juta orang per hari, maka Snapchat setiap harinya punya 150 juta pengguna aktif. Walaupun sudah melampaui Twitter, data menunjukkan bahwa popularitas Snapchat masih kalah dua kali lipat jika dibandingkan dengan Instagram.

Untuk mencari teman di Snapchat, pengguna harus mengetahui username atau Snapcode. Sedangkan di Instagram, pengguna bisa dengan mudah menemukan teman. Hal ini tidak lepas dari campur tangan Facebook. Begitu pula dari segi desain. Instagram lebih enak dilihat dan digunakan, serta menawarkan resolusi gambar lebih tinggi dan bagus daripada Snapchat.

Kelebihan lain Instagram adalah lebih terbuka daripada Snapchat. Seperti diketahui dalam beberapa tahun terakhir ini, Snapchat lebih sering menutup aplikasi pihak ketiga. Pengguna yang kedapatan menggunakannya akan memperoleh peringatan dan akan ditutup akunnya jika tak mengindahkan. Alasan yang dikemukakan Snapchat adalah terkait keamanan.

Terakhir dari segi pendanaan. Sebagai aplikasi yang lebih dulu hadir dan ditambah dengan bayang-bayang Facebook, Instagram lebih mapan dalam hal pendanaan. Jaringan iklan yang dimiliki Instagram lebih jelas. Snapchat sendiri pernah mencoba menawarkan filter dan replay berbayar, namun tidak terlalu berhasil. Ke depannya, Snapchat berencana memasang iklan di antara posting-nya, tetapi tetap saja dibutuhkan adaptasi oleh para penggunanya.