Seputar Tekno

Apa itu Unmanned Aerial Vehicle (UAV)?

Unmanned Aerial Vehicle (UAV) merupakan salah satu jenis robot penjelajah udara tanpa awak. Sebuah mesin terbang yang dapat berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot atau mampu mengontrol dirinya sendiri memakai hukum aerodinamika untuk mengangkat pesawat tersebut. UAV sering dipakai dalam bidang militer. Walaupun rudal dan UAV mempunyai kesamaan tapi tetap di anggap berbeda karena rudal tak bisa digunakan kembali dan rudal ialah senjata itu sendiri.

Apa itu Unmanned Aerial Vehicle (UAV)

Apa itu Unmanned Aerial Vehicle (UAV)? UAV sering disebut juga dengan nama Pesawat Udara Nir Awak (PUNA). Karena tidak memiliki awat atau pilot untuk mengendarainya, UAV harus dikendalikan dari jarak jauh menggunakan remote control dari luar kendaraan atau Remotely Piloted Vehicle (RPV). UAV juga bisa bergerak secara otomatis berdasarkan program yang ditanamkan pada sistem komputer.

Saat ini, penggunaan UAV telah berkembang pesat dan banyak digunakan dalam berbagai aplikasi. Beberapa contoh pengaplikasian dari UAV adalah:
• Melakukan pemantauan jarak jauh seperti jaringan listrik, melakukan pemetaan suatu daerah, memantau lahan pertanian dan melihat keadaan geologi suatu daerah.
• Melakukan respon cepat terhadap bencana yang tengah terjadi, misalnya melakukan pemantauan terhadap bencana banjir atau kebakaran hutan.
• Melakukan pengawasan hukum, seperti patroli keamanan suatu lokasi, patroli keadaan pesisir, kelautan, perbatasan dan keadaan lalu lintas.
• Melakukan pencarian dan penyelamatan pada daerah yang susah dijangkau.
• Melakukan perjalanan transportasi antar daerah misalnya untuk membawa kargo.
• Membawa dan mengirimkan suatu muatan seperti air untuk memadamkan kebakaran/kabut asap
• Melakukan pengambilan gambar maupun video untuk keperluan hiburan.
• Menjadi alat penghubung komunikasi permanen atau sementara.

Banyak sekali jenis UAV yang ada saat ini sesuai dengan pengelompokan atau klasifikasi terhadapnya. Kelompok UAV sering terbagi dari pengelompokan berdasarkan kegunaan, motor penggerak, dan hal lainnya. Namun yang paling menonjol dalam pengelompokan UAV adalah dari segi bobotnya, karena terdapat banyak karakteristik performa suatu UAV. Berikut ini jenis-jensi UAV berdasarkan bobotnya antara lain:

1. UAV Super Heavy
UAV super heavy dapat di artikan dengan jenis robot penjelajah udara UAV yang memiliki bobot berat di atas 2 ton. Sebagai contoh UAV Super Heavy adalah Global Hawk seperti gambar di atas.

2. UAV Heavy
UAV Heavy merupakan jenis robot penjelajah udara dengan berat berkisar 200-2000 Kg. Salah satu contohnya dari UAV Heavy adalah UAV A-160

3. UAV Medium
Sesuai namanya, UAV Medium memiliki berat pada range 50-200 Kg. Contoh dari UAV Medium ini adalah UAV Chyper.

4. UAV Light
UAV Light merupakan robot penjelajah udara tanpa awak yang memiliki berat 5-50 Kg. Contoh dari UAV jenis ini adalah UAV Neptune.

5. UAV Mikro
Sesuai istilahnya yang mikro, UAV jenis ini memiliki berat kurang dari 5 Kg. Bentuknya yang kecil sering disamakan dengan drone mini. Contoh UAV Micro adalah UAV Dragon Eye.