PCSeputar Tekno

Apa Itu Master Boot Record (MBR)?

Master Boot Record (MBR) adalah informasi yang terletak di sektor pertama pada setiap hardisk ataupun disket yang mengidentifikasikan bagaimana dan di lokasi mana sistem operasi disimpan, sehingga sistem operasi dapat dimuat ke ruang penyimpanan utama komputer atau RAM untuk kemudian dijalankan.

Apa Itu Master Boot Record (MBR)

Master Boot Record terkadang disebut “partition sector” atau “master partition table” karena di dalamnya terdapat sebuah tabel yang menjelaskan lokasi setiap partisi yang telah dibuat pada disk tersebut. Selain tabel ini, Master Boot Record juga memiliki sebuah program yang berfungsi untuk membaca record sektor boot yang berisi sistem operasi .

Ketika Anda menyalakan PC Anda, prosesor akan berusaha untuk memulai pemrosesan data. Namun, karena memori sistem masih dalam keadaan kosong, prosesor tidak memiliki apa-apa untuk dijalankan, dan prosesor juga tidak tahu dimana harus mencari hal yang bisa dijalankan. Demi memastikan bahwa boot PC akan selalu sukses tanpa mempedulikan kode BIOS yang digunakan, perusahaan-perusahaan chip dan BIOS setuju untuk mengembangkan kode mereka sedemikian rupa sehingga, ketika PC dinyalakan, prosesor akan selalu mulai mengeksekusi perintah dari tempat yang sama, yakni FFFF0h.

Demikian pula, setiap hardisk harus memiliki titik start yang konsisten, tanpa peduli merk, demi memastikan kompatibilitas hardisk terhadap semua jenis PC. Titik start pembacaan data ini berisi informasi-informasi kunci tentang disk itu, seperti jumlah partisi, lokasi masing-masing partisi, serta jenis partisi. Harus pula tersedia sebuah tempat di mana BIOS bisa memuat program boot awal yang akan memicu prosesor supaya mengeksekusi sistem operasi. Tempat tersebut ialah Master Boot Record. Master Boot Record berbeda dengan volume boot sector.

Master Boot Record selalu berada di silinder 0, head 0, sektor 1, yang merupakan sektor pertama di semua disk. Tempat ini merupakan titik awal yang konsisten untuk setiap jenis disk. Sehingga, ketika komputer dinyalakan dan BIOS mulai bekerja, ia akan selalu pertama-tama melihat ke tempat ini untuk mencari instruksi dan informasi mengenai bagaimana melakukan proses boot dan memuat sistem operasi.

Master Boot Record terdiri atas dua bagian :

– Master Partition Table
Yaitu sekumpulan kecil kode yang merupakan sebuah tabel berisi deskripsi lengkap mengenai setiap partisi yang ada di dalam disk. Ketika para pengembang mendesain tabel ini, berdasarkan berbagai pertimbangan, mereka setuju bahwa ukuran tabel ini haruslah hanya dapat memuat empat partisi. Oleh sebab itu, setiap hard disk hanya dapat memiliki empat partisi utama alias partisi fisik. Apabila ada partisi tambahan, partisi tersebut harus berupa partisi logis yang merupakan bagian dari salah satu partisi fisik. Salah satu partisi harus ditandai aktif, untuk dijadikan tempat dimana komputer harus melanjutkan proses boot.

– Master Boot Code
Merupakan sekumpulan kecil kode yang dimuat dan dieksekusi BIOS untuk memulai proses boot. Kode ini, ketika dijalankan, akan menyerahkan kontrol kepada program boot yang disimpan di partisi yang aktif untuk menjalankan sistem operasi.

Karena informasi yang tersimpan di Master Boot Record amatlah penting, tidak mengherankan apabila terjadi kerusakan data yang serius ketika Master Boot Record rusak. Ia merupakan hal pertama yang dijalankan ketika PC dinyalakan, sehingga, ia kerap menjadi sasaran utama malware yang ingin tinggal secara permanen di komputer Anda.

Walau sering kali dianggap remeh sebagai diagnostic tool, Boot Sequence yang dijalankan komputer dapat memberitahu Anda apa yang mungkin salah ketika komputer mengalami gangguan di MBR. Jika Anda menyadari ada yang tidak normal pada urutan-urutan instruksi MBR, maka Anda perlu meneliti bagian dimana ketidaknormalan mulai terjadi atau satu langkah sebelumnya.

Semoga bermanfaat!