Blogging

4 Metode Mencegah Pencurian Gambar di WordPress

Pencurian dan penjiplakan gambar merupakan masalah yang sangat lazim dihadapi oleh para fotografer dan pemilik website. Dalam artikel ini, kami akan membagikan empat metode yang dapat Anda gunakan untuk mencegah pencurian gambar di website berbasis WordPress.

 

Metode Mencegah Pencurian Gambar di WordPress

Tentang Pencurian Gambar dan Copyright
Hukum copyright bersifat universal dan dapat diterapkan di seluruh dunia. Pencipta asli suatu karya secara otomatis menjadi pemilik copyright dari karya tersebut. Sehingga, seharusnya, sekalipun seseorang tidak menyatakan secara spesifik di website mereka mengenai copyright, kita harus tetap beranggapan bahwa isi konten yang mereka tampilkan dilindungi oleh copyright. Ya, semua isi konten mereka, termasuk gambar, teks, video, dan lain-lain.

Masalahnya, gambar dan teks dapat dengan sangat mudah di-copy. Kebanyakan orang berpikir bahwa tidak seorang pun akan menyadari bahwa mereka menyalin atau mencuri sesuatu dari internet. Tindakan ini tidak hanya ilegal, tetapi juga tidak etis. Ada banyak tempat dimana Anda bisa mendapatkan gambar gratisan bagi publik, jadi pencurian gambar yang memiliki copyright sangat amat tidak dapat dibenarkan.

Yah, rasanya agak menyenangkan juga saat melihat ada orang yang menggunakan karya kita dalam proyek mereka. Tetapi, tetap saja, rasanya juga amat menyebalkan jika mereka tidak menghiraukan si pencipta asli dari karya tersebut.

Meski tidak ada cara yang dapat menghentikan pencurian gambar seratus persen, paling tidak ada beberapa cara yang dapat kita gunakan untuk mencegah dan menghalangi tindak pencurian gambar. Berikut ini empat metode yang paling umum untuk mencegah pencurian gambar di WordPress.

1. Mematikan Klik Kanan
Pencurian gambar dari suatu website dapat dilakukan seorang pengguna secara amat sederhana : klik kanan, save image as, save. Untuk membuat pelaku pencurian gambar kelas teri hingga menengah kesulitan menyalin gambar, Anda bisa mematikan fitur klik kanan di website tersebut. Ada beberapa plugin yang berfungsi untuk mematikan klik kanan di WordPress, seperti Envira Gallery dan WP Content Copy Protection. Envira Gallery hanya mencegah klik kanan di file gambar, sementara WP Content Copy Protection mencegah klik kanan di seluruh bagian website.

2. Gunakan Watermark pada Gambar
Watermark bekerja dengan sangat baik untuk membatalkan upaya pencurian gambar. Kebanyakan calon pencuri membatalkan tindakan mereka ketika melihat gambar yang hendak disalin memiliki watermark. Kelemahannya, sih, gambar jadi tidak terlihat perfect. Tetapi, bila Anda bisa mendesain watermark sedemikian rupa agar tidak begitu mengganggu tampilan gambar, cara ini sangat layak Anda terapkan.

Untuk menerapkan watermark, Anda bisa menggunakan aplikasi pengolah grafis terhadap file gambar sebelum di-upload ke website. Atau, Anda bisa menggunakan plugin agar gambar-gambar di website Anda secara otomatis memiliki watermark. Plugin Envira Gallery juga menyediakan fitur watermark, selain itu Anda bisa menggunakan plugin Easy Watermark.

3. Matikan hotlink gambar di WordPress
Cara lain yang biasa digunakan untuk mencuri gambar dari suatu website adalah dengan hotlink, yakni memuat gambar tersebut dari sumber aslinya. Gambar akan dimuat dari server Anda dan ditampilkan di website lain tanpa izin Anda. Selain menyebalkan, cara ini juga menambah aktivitas server dan penggunaan bandwidth. Pengacauan paket kombo.

Berikut cara untuk mematikan hotlink gambar dari website WordPress Anda. Tambahkan kode ini ke file .htaccess di direktori root.
1 #kode untuk mematikan hotlink gambar
2 RewriteEngine on
3 RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
4 RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?DomainWebsiteAnda.com [NC]
5 RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?google.com [NC]
6 RewriteRule \.(jpg|jpeg|png|gif)$ – [NC,F,L]
Jangan lupa untuk mengganti “DomainWebsiteAnda.com” (line 4) dengan nama domain website Anda sendiri. Kode di atas akan memblokir hotlink, tetapi tetap mengizinkan gambar untuk ditampilkan di hasil pencarian Google dan di website Anda.

4. Tambahkan Peringatan Copyright
Menambahkan peringatan copyright di website Anda juga dapat mencegah tindak pencurian gambar. Anda cukup menambahkan peringatan copyright dalam bentuk teks biasa atau HTML di file footer tema. Misal :
1 <p>&copy; 2012-2016 NamaWebsiteAnda.com</p>

Peringatan copyright di atas sangat sederhana, tetapi kelemahannya ialah Anda harus mengubah bagian tahunnya secara manual di setiap tanggal 1 Januari. Anda juga bisa menggunakan dynamic copyright notice di website WordPress untuk melakukan hal tersebut secara otomatis.

Semoga bermanfaat!