Seputar Tekno

4 Jenis Layar Android dan Perbedaannya

Pada ponsel android, biasanya tiap brand memiliki tipe layar Android yang berbeda-beda. Tujuannya agar mereka memiliki ciri khas tersendiri. Berikut kita akan ‘mengulik’¬†informasi seputar jenis-jenis layar Android yang umumnya digunakan oleh brand-brand ternama skala Internasional. Sangat disarankan untuk mengetahui jenis layarnya sebelum Anda memutuskan untuk membeli sebuah ponsel Android. Agar Anda merasa puas dan tidak memiliki keluhan setelah membelinya.

Jenis Layar Android dan Perbedaannya

1. IPS LCD
Tipe layar satu ini dapat Anda jumpai pada ponsel maupun tablet kelas menengah ke atas. Layar IPS (In Plane Switching) merupakan teknologi layar yang digunakan pada Liquid Crystal Display (LCD) yang mampu menghasilkan kualitas grafis yang sama jika dipandang dari sudut manapun. Layar ini juga dapat dilihat dengan jelas meski di bawah paparan langsung sinar matahari. Layar dengan teknologi IPS ini menjanjikan tampilan gambar yang sangat bagus dan sangat cocok untuk fotografi. Namun sayangnya, tipe layar satu ini memerlukan daya yang tergolong besar. Tingkat kecerahan yang tak sempurna juga menjadi salah satu kelemahannya.

2. TFT
TFT (Thin Film Transistor) adalah tipe layar yang menggunakan teknologi LCD. Layar satu ini mampu menghasilkan resolusi yang terbilang baik, dan juga mengusung jutaan warna. Umumnya layar ini digunakan oleh produsen LCD yang ingin meningkatkan kualitas gambar dengan biaya produksi yang lebih ringan. Smartphone dengan layar tipe TFT akan lebih cepat mengalami lowbat karena layar satu ini memang menguras daya yang sangat besar alias boros baterai. Namun jika melirik harganya, tentu lebih murah jika dibandingkan dengan IPS LCD.

3. OLED
Layar Android berjenis OLED (Organic Light Emitting Diode) merupakan layar yang memiliki ukuran tipis dan juga fleksibel. Anda dapat menemui jenis layar Android ini pada seri Nokia Lumia kelas menengah ke atas. Tipe layar satu ini memiliki keunggulan dalam urusan warna, sebab OLED memiliki reproduksi warna yang mendekati natural. Namun, kualitas dari layar OLED sendiri dapat menurun saat digunakan di bawah paparan langsung sinar matahari. Harga produknya yang terbilang cukup mahal sehingga masih jarang digunakan juga menjadi kelemahan layar satu ini.

4. AMOLED
Jenis layar Android AMOLED (Active Matrix OLED) adalah gabungan sekaligus pengembangan dari teknologi TFT dan OLED. Segala keunggulan dari layar OLED diturunkan pada AMOLED. Tipe layar satu ini memiliki respon yang cepat, hemat daya dan juga jernih. Hasil video dan juga foto pada ponsel berlayar ini nampak begitu stabil. Sayangnya, teknologi layar satu ini umumnya terdapat pada produk high end karena harganya memang cukup mahal.