Berita

Titan V, GPU PC Terkencang dari Nvidia Seharga Rp 40 Juta

Baru-baru ini, Nvidia membuat pengumuman besar dengan menghadirkan Titan V, sebuah GPU PC terkencang pada ajang NIPS atau Neural Processing Systems di Long Beach, California. GPU ini diklaim sebagai yang terkencang di dunia saat ini, sehingga tak heran jika harga GPU ini sangatlah tinggi. Dengan harga mencapai USD 3000 atau setara Rp 40,6 juta, wajar saja jika Titan V sangat berbeda dengan produk sebelumnya yang sudah ada atau sama-sama mengusung arsitektur anyar Volta.

Seperti yang diketahui, perusahaan produsen prosesor grafis seperti Nvidia ini telah banyak menyuplai GPU ke berbagai perangkat, baik itu smartphone maupun notebook gaming monster VR seperti MSI GT72VR 6RE Dominator Tobii. Setelah mengenalkan seri GeForce, Nvidia kembali mengenalkan produk baru yang menyematkan arsitektur Volta bertajuk Titan V.

Titan V dibuat untuk berfokus pada kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang miliki kekuatan komputasi sebesar 110 teraflops. Kekuatan ini berasal dari 21.1 miliar transistor yang tersemat dalam chipsetnya. Sedangkan kapasitas RAM-nya ialah 12 GB dengan 5120 CUDA core yang disertai dengan 640 tensor core, dimana memiliki performa deep learning sebanyak 9 kali lipat dibandingkan pendahulunya.

Menurut Jensen Huang selaku CEO Nvidia mengatakan bahwa dengan adanya Titan V, perusahaan menyediakan Volta ke tangan seluruh peneliti di dunia. Beliau juga tidak sabar untuk menunggu hasil yang dapat dicapai oleh GPU tersebut. Sementara itu, Nvidia mengatakan bahwa visi mereka untuk Volta ialah demi mendorong batas luar komputasi yang berkinerja tinggi dan AI.

Dengan kinerja yang luar biasa, Titan V sangat ideal bagi periset yang membutuhkan mesin komputasi untuk memproses simulasi dan aplikasi ilmiah yang terkait dengan pembelajaran mendalam dan AI di PC mereka. Berbeda dengan Tesla yang menargetkan sistem server.

Selain mendapatkan lonjakan kinerja yang signifikan, Titan V juga mewakili efisiensi energi. Arsitektur Volta disempurnakan dari desain prosesor GPU yang berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan meningkatkan kinerja FP32 dan FP64 dengan menggunakan kekuatan yang sama.

Titan V juga memiliki Tensor Cores, seperti yang digunakan Tesla GPU yang mendukung proses belajar lebih mendalam. NVIDIA menambahkan bahwa arsitektur Volta lebih efisien pada komputer berkinerja tinggi, berkat proses penghitungan yang independen. Kini setelah Titan V diluncurkan, barangkali Nvidia akan meluncurkan penerus GTX 1080 Ti beraliran kuat berkat keynote CES-nya.

Saat ini, belum jelas kapan chip Volta akan tersedia dalam bentuk karta grafis yang berfokus pada gaming. Pasalnya untuk saat ini, GPU GTX 1080 masih menjadi salah satu GPU terbaik di pasaran dengan berbasis arsitektur Pascal yang diluncurkan tahun lalu.