Berita

“The Real Life Iron Man” Luncurkan OpenAI

Elon Musk, CEO Tesla Motors, disebut-sebut sebagai “the real life iron man”. Alasannya sederhana, ia adalah seorang insinyur dan pengusaha brilian. Pada usia 10 tahun, ia membeli komputer pertamanya. Pada usia 12 tahun, ia memprogram sebuah game dan menjualnya dengan harga US$500. Saat ia kuliah di Stanford untuk gelar keduanya, ia membangun perusahaan Zip2 yang kemudian ia jual kepada AltaVista seharga 341 juta dolar plus saham.

“The Real Life Iron Man” Luncurkan OpenAI

Pada titik ini, orang lain mungkin berhenti bekerja dan mulai berenang dalam kolam uang, tetapi Elon Musk tetap bekerja keras. Ia kemudian mendirikan Paypal, Tesla Motors, SpaceX, dan sederet perusahaan lain. Wajar saja jika ia dianggap sebagai tokoh dunia nyata yang paling dekat dengan karakteristik Tony Stark di komik, sehingga ia dijadikan model dasar untuk peran yang dimainkan oleh Robert Downey Jr. tersebut di pembuatan film Iron Man.

Seiring dengan perkembangan teknologi, minat Elon Musk mulai tertarik pada teknologi kecerdasan buatan (artificial inteligence / AI), ia tengah menggarap riset khusus untuk teknologi tersebut. Kemudian, bersama sahabatnya yang juga seorang pengusaha di bidang teknologi, Sam Altman, ia meluncurkan OpenAI – sebuah organisasi non-profit untuk melakukan penelitian-penelitian terkait AI.

Musk yakin bahwa AI akan menjadi suatu metode perpanjangan kehendak manusia, dan dapat didistribusikan seaman mungkin. Para penelitinya akan didukung penuh untuk melakukan publikasi hasil kerja mereka. Selain itu, Musk mengatakan bahwa paten mereka akan dibagikan ke seluruh dunia. OpenAI terbuka bagi siapa saja yang memiliki visi sama yang ingin berkolaborasi untuk menciptakan produk-produk teknologi masa depan.

Musk dan Altman akan bergabung dalam kelompok yang menjalankan riset AI senilai satu miliar dolar (sekitar 13,5 triliun dalam Rupiah). Pihak lain yang terdapat dalam kelompok itu antara lain Greg Brockman, Reid Hoffman, Peter Thiel, Jessica Livingston, serta Infosys, YC Research, dan Amazon Web Services.

Barangkali, OpenAI akan menciptakan sistem kecerdasan buatan macam “Jarvis” dalam film Iron Man?