Review

Review Fujifilm X-A3: Retro Styling dengan Fitur Mumpuni

Fujifilm X-A3 merupakan penerus dari seri mirrorless X-A2. Kamera X-A3 ditargetkan lebih ke arah pemula dan masyarakat awam untuk keperluan foto sehari-hari. Jika dilihat dari fitur-fiturnya kamera ini diyakini benar-benar dirancang untuk berselfie, Fujifilm X-A3 retro styling dengan fitur mumpuni yang harus segara Anda miliki.

Tidak semua pengguna merasa puas dengan foto selfie dari ponsel. Bagi mereka, ada alternatif perangkat lain yang merupakan kamera mirrorless dengan layar putar. Mengapa kamera mirrorless? Selain ukurannya yang relatif ringkas dan ringan, kamera ini juga bisa diganti lensa sehingga bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan lainnya. Pada kesempatan sebelumnya kami telah membahas tentang keunggulan dari Fujifilm Instax Mini 90. Dan ini beberapa fitur mumpuni yang dimiliki Fujifilm X-A3.

Tampilan
X-A3 menggunakan desain retro yang menarik untuk generasi muda, menampilkan kesan lebih segar dan stylish. Hampir semua sisi terbuat dari aluminium, sedangkan bagian bodi dilapisi dengan kulit sintetis. Penggunaan dua tombol ini memungkinkan Anda hanya menggunakan jempol dalam mengatur aperture, shutter speed, dan exposure setting dengan cepat. Terdapat tiga varian warna kamera Fujifilm X-A3 yakni hitam, coklat dan pink.

Pegangan yang relatif kecil yang dimiliki X-A3 membuat kamera ini akan lebih nyaman bila digunakan dengan dua tangan. Bobotnya masih ringan. Dengan lensa kit 16-50mm, bobot Fujifilm X-A3 hanya berkisar 534. Meski ringan, konstruksi Fujifilm X-A3 terasa cukup kokoh.

TouchScreen
Layar X-A3 memiliki teknologi layar sentuh yang bisa digunakan untuk mengakses Touch AF, Touch Shoot, dan Touch Zoom dimana Anda bisa mencubit lensa utama untuk memperbesar subjek seolah-olah itu adalah lensa zoom.

Layar pada kamera ini tidak terhalang oleh kamera saat dibuka 180 derajat ini karena mirroless Fujifilm memiliki viewfinder yang menggunakan mekanisme slide-and-tilt. Dan juga mengaktifkan Eye Detection AF secara otomatis yang menyesuaikan fokus ke mata subjek. Ada pula penambahan fungsi brightening warna yang bisa meningkatkan kualitas foto portrait.

Saat berswafoto (selfie) kamera ini memiliki fitur Smile Detection, Buddy Timer dan Group Timer. Fitur touchscreen ini sangat bermanfaat terutama saat menentukan titik fokus. Perlu diketahui bahwa titik fokus pada X-A3 ini meningkat menjadi 77 titik fokus. Layar sentuh pada kamera mirrorless Fujifilm X-A3 sangat memudahkan saat memotret.

Fitur
Selain layar resolusi lebih tajam, Fujifilm X-A3 mendukung kecepatan rana yang lebih cepat hingga 1/32000 detik, pengaturan ISO otomatis, Motion Panorama, Timer Shooting Interval (untuk timelapse ), dan kompensasi pencahayaan sampai -/+3. Peningkatan lainnya juga bisa ditemukan dalam mode video. Meski mendukung perekaman video Full HD, Fujifilm X-A3 bisa merekam video pada setting 60p, 50p, dan 24p dengan durasi maksimal 14 menit per video. Namun yang terpenting, Fujifilm X-A3 sekarang memiliki fungsi E.I.S (Electronic Image Stabilization) yang mampu mengurangi goncangan saat merekam video tanpa bantuan tripod.

Dalam kondisi minim cahaya, X-A3 memiliki pengaturan ISO sampai tahun 2000, detail, ketajaman dan warna tetap terjaga dengan baik. Namun, jika gambarnya hanya bisa dinikmati di media sosial atau layar komputer, Fujifilm X-A3 akan tetap bisa diandalkan hingga pengaturan ISO 3200. Keseimbangan antara noise dan detail pada setting ISO tinggi termasuk bagus.

Fujifilm X-A3 memiliki sensor APS-C 24,2MP, serupa dengan ukuran DSLR yang mampu memberikan efek bokeh (blur) yang lembut untuk pengambilan gambar makro saat menggunakan Depth of Field (DoF) sempit. Kamera ini dilengkapi dengan XC16-50mm f/3.5-5.6 OIS II sebagai lensa standar, yang cukup fleksibel untuk disesuaikan dengan fotografi sehari-hari.

Di kamera mirrorless ini menambahkan beberapa Movie Simulations yang sebelumnya tidak ada dalam seri sebelumnya, seperti Pro Neg Hi, Pro Neg Standard, Monochrome + Ye, Monochrome + R, dan Monochrome + G. Dengan pilihan untuk mengeksplorasi gambar bisa lebih maksimal. Seperti yang Anda ketahui, fitur Film Simulation adalah fitur yang menjadi ciri khas Fujifilm. Sensor X-A3 ini menggunakan teknologi Bayer. Kamera ini juga didukung dengan daya tahan baterai yang diklaim paling baik di kelasnya. Dalam satu kali cas kamera ini mampu menghasilkan hingga 410 gambar sehingga pengguna tidak perlu cemas kehabisan baterai di saat pengambilan gambar.

Konektivitas Nirkabel
Terdapat konektivitas nirkabel seperti Wi-Fi yang dapat mengirim foto dan video ke ponsel pengguna dengan satu sentuhan tanpa harus memasukkan username dan password. Fitur ini hampir terdapat pada kamera mirrorless, namun khusus untuk Fujifilm menyediakan printer Instax Share SP-2 untuk pencetakan instan. Mesin cetak ini bisa menampung 10 buah Instax Mini.

Kelebihan Fujifilm X-A3:
– Bodi sangat nyaman (apalagi saat digunakan dengan dua tangan)
– Hasil gambar terlihat tajam
– Layar sentuh yang fungsional saat berselfie
– Autofocus yang lebih baik
– Resolusi foto 24 megapixels

Kelemahan Fujifilm X-A3 :
– Lensa bahan plastik (terasa kurang kokoh)
– Terlalu kecil jika dipasangkan dengan lensa besar

Harga Fujifilm X-A3
Cek harga terbaik Fujifilm X-A3 disini.