Review

Review Fujifilm X-A10: Kamera Entry-Level Pencinta Selfie

Untuk menjangkau khalayak yang lebih luas, Fujifilm menetapkan strategi baru. Fujifilm X-A3 yang merupakan mirrorrless paling terjangkau dalam jajaran Fujifilm X-Series kini bergeser posisinya dengan hadirnya Fujifilm X-A10. Berikut kami me-review Fujifilm X-A10: kamera entry-level pencinta selfie. Dari judulnya saja, dapat dipastikan bahwa Fujifilm memberikan kemudahan bagi para pengguna kamera ini untuk berselfie ria.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Spesifkasi Fujifilm X-A10
– Kelebihan dan kekurangan Fujifilm X-A10
– Harga terbaik Fujifilm X-A10

Setiap tahunnya Fujifilm memang selalu memproduksi berbagai jenis kamera dengan fitur-fitur canggih di dalamnya untuk meramaikan pangsa pasar kamera saat ini. Kamera mirrorless Fujifilm X-A10 menjadi salah satu kamera mirrorless untuk pemula dalam jangkauan Fujifilm X-range. Sebagai kamera mirrorless terbaik untuk pemula, tentu saja harga kamera Fujifilm X-A10 tidak begitu mahal, hanya dihargai sekitar 5 jutaan.

Hadir untuk segmen pemula X-A10 masih menyesuaikan desain X-A3. Meskipun tentu saja dengan harga yang lebih terjangkau, fitur X-A10 tidak selengkap kamera Fujifilm X-A3. Kamera dengan lensa konvertibel ini memiliki dukungan sensor 16 megapiksel APS-C dengan teknologi Bayer Color Filter. Menariknya, perangkat ini dilengkapi dengan flip screen yang memungkinkan pengguna untuk melakukan aktivitas selfie.

Sensor Kamera
Fujifilm X-A10 dilengkapi dengan sensor APS-C 16,3 megapiksel yang menawarkan opsi pengaturan ISO hingga ISO 6400 (dapat diperluas hingga ISO 25600) dengan filter Bayer Color Filter dan bukan X-Trans yang hadir untuk kamera X-series di kelas yang lebih atas. Sistem ini akan membantu memberikan hasil kamera Fujifilm X-A10 lebih maksimal. Bagi Anda yang suka selfie, kamera hadir dengan fitur selfie-friendly. X-A10 mencakup mode pemotretan self-potrait khusus.

Fujifilm juga terus melengkapi mirrorless entry-level ini dengan 6 film simulasi unik Fujifilm yang juga hadir di kamera lain dalam jajaran seri X. Ada juga filter kreatif dan efek, termasuk Potrait Enhancer untuk hasil foto dengan reproduksi tonal warna kulit yang terlihat lebih cantik dan alami. Mode Super Intelligent Flash-nya dapat mengukur jarak objek dan memberikan tingkat pencahayaan yang tepat untuk objek tersebut.

Dapat merekam video berkualitas Full HD pada 30p, 25p, atau 24p hingga durasi 17 menit merupakan keunggulan lain yang dimiliki mirrorless Fujifilm X-A10 selain keunggulan memotretnya.

Desain & Tampilan
Fujifilm memperkenalkan kamera ini sebagai kamera selfie, dan perusahaan mengatakan bahwa mereka mendesain bodi untuk memudahkan pemotretan selfie. Layar kamera ini bisa ditekuk ke atas dan ke bawah. Dikutip dari Kompas.com, layar belakang kamera mirrorless ini juga dapat dilipat hingga 180 derajat ke atas, dan eye-detection AF-nya akan secara otomatis diaktifkan untuk fokus pada wajah.

Grip dirancang khusus agar pengguna dapat memegangnya dengan nyaman saat kamera diarahkan langsung ke wajah fotografer. Selain itu, kamera ini cukup ringan karena memiliki berat 331 gram (termasuk baterai dan kartu memori) dan memiliki dimensi 4,6 x 2,7 x 1,6 inci (116,9 x 67,4 x 40,4 milimeter. Kamera X-A10 memiliki desain retro dengan dua tombol putar untuk mengatur aperture, shutter speed, dan setting eksposur. Selain itu ada juga tombol fungsi tambahan untuk white balance, continuous shooting, hingga self timer.

Fitur Lainnya
X-A10 dengan lensa kit 16-50mm juga cocok untuk memotret makanan karena bisa fokus dengan jarak terdekat 7 cm secara otomatis. Ada juga fungsi self timer “timer friend” yang secara otomatis menangkap bidikan ketika dua orang berkumpul dalam bingkai.

Kamera ini memiliki fitur Wi-Fi sehingga dapat dikontrol melalui perangkat dan mentransfer foto langsung ke perangkat. Dilengkapi dengan baterai yang diklaim mampu mengambil 410 bidikan dalam satu kali pengisian baterai. Tidak hanya itu, perangkat ini memiliki kecepatan dalam membidik objek mencapai 1/32.000 detik.

Kamera ini juga menghadirkan sejumlah efek simulasi film seperti PROVIA, Velvia, ASTIA, CLASSIC CHROME, Monochrome, dan Sepia. 10 opsi efek filter dari FishEye hingga efek miniatur juga tersedia sehingga Anda dapat menghasilkan foto yang lebih kreatif.

Kelebihan Fujifilm X-A10:
– Kamera Fujifilm X-A10 harga terjangkau dan sangat cocok digunakan oleh pemula yang masih belajar fotografi
– Layar Fujifilm X-A10 bisa dilipat hingga 180 derajat
– Memiliki sensor APS-C 16,3 megapixel yang menawarkan opsi pengaturan ISO hingga ISO 6400 (bisa diekspansi hingga ISO 25600)
– Kamera ini memiliki fitur Wi-Fi sehingga dapat dikontrol melalui perangkat dan mentransfer foto langsung ke perangkat
– Fujifilm X-A10 menyertakan mode Potrait Enchancer untuk hasil foto dengan reproduksi tonal warna kulit yang terlihat lebih cantik dan alami

Kekurangan Fujifilm X-A10:
– Tidak didukung layar sentuh
– Tidak memiliki NFC