Review

Review DSLR Nikon D850: Kamera DSLR Beresolusi Tinggi

Kamera terbaru dari Nikon kini menjadi buah bibir, hal ini karena harganya yang cukup menguras kantong photographer, khususnya photographer pemula. Nikon menghadirkan DSLR Nikon D850 untuk melengkapi kamera DSLR semi profesional di jajaran Nikon D800 series. Pada kesempatan kali ini kami akan me-review DSLR Nikon D850: kamera DSLR beresolusi tinggi sekaligus berkonsep kamera DSLR full frame.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Spesifikasi DSLR Nikon D850
– Kelebihan DSLR Nikon D850
– Kekurangan DSLR Nikon D850
– Harga DSLR Nikon D850

Sebelumnya kami pernah membuat berita DSLR Nikon D850 resmi masuk Indonesia, harganya berkisar di atas 50 juta. Di Indonesia, Nikon D850 ini mulai tersedia pada bulan Februari 2018 kemarin.

Dikutip dari Detik.com, Nikon D850 menawarkan kisaran sensitivitas standar ISO 64-25.600 yang dapat diperluas hingga ISO 32-102,400. Dengan prosesor Expeed 5, Nikon menjanjikan warna-warna cerah dan nada suara yang lembut. Nikon D850 adalah kamera DSLR terbaru full-frame yang dilengkapi sensor CMOS 46-on-illuminated CMOS beresolusi 45,7 megapixel. Sayangnya kamera ini tidak ditujukan untuk pemula, karena untuk varian ini adalah salah satu kamera DSLR yang paling cepat menembak.

Resolusi tinggi
Penggunaan sensor illuminated back menunjukkan bahwa elemen-elemen cahaya dari sensor lebih dekat ke permukaan chip. Ini seharusnya tidak hanya meningkatkan efisiensi sensor (meningkatkan kinerja cahaya rendah) tetapi juga diharapkan membuat piksel di dekat tepi sensor lebih mampu menerima cahaya dekat dengan sudut pandang yang tinggi dan meningkatkan kualitas gambar.

D850 memiliki opsi bukaan depan elektronik yang lebih berguna (EFCS), yang sekarang dapat digunakan dalam mode rana yang tenang, serta live view dan mode Mirror-Up. Untuk mendapatkan manfaat penuh, pengguna perlu mengaktifkan penundaan paparan (yang sudah memiliki dua pengaturan penundaan per detik ditambahkan). Namun, penundaan paparan berlanjut di semua mode pemotretan.

Autofocus 153 Titik
Untuk autofocus, Nikon D850 dilengkapi dengan modul Multi-CAM 20K AF yang sama dengan D5. Sistem AF ini terdiri dari 153 titik AF, 99 di antaranya adalah tipe-silang dan 15 titik dapat melakukan AF ketika aperture dikurangi menjadi f/8.

Kecepatan tinggi
Selain peningkatan kecepatan, D850 juga memperoleh kemampuan AF penuh dari kamera sport andalan perusahaan tersebut. Sebagai bagian dari sistem ini, D850 mendapatkan sistem otomatis untuk mengatur nilai AF Fine Tune. Jika Anda menambahkan pegangan baterai MB-D18 opsional dan membeli baterai EN-EL18b, seperti yang digunakan pada D5 maka secara mengesankan, D850 dapat menangkap sembilan frame per detik.

Serta meningkatkan laju ledakan kamera, kombinasi ini juga meningkatkan masa pakai baterai hingga 5140 bidikan per charge. Pemotretan gambar dikirimkan ke optical viewfinder dengan pembesaran 0,75x. Ada juga layar sentuh LCD touchscreen 3,2 inci dengan resolusi 2,359 megapiksel di bagian belakang.

Video 4K dan Timelapse 8K
Untuk perekaman video, Nikon D850 mampu merekam video 4K UHD dengan kecepatan frame 30 fps atau 24 fps. Sedangkan video pada resolusi 1080 dapat direkam dengan frame rate hingga 120 fps. Selanjutnya, video 4K Nikon D850 dapat direkam tanpa kompresi dalam format 4: 2: 2 8-bit ke perekam eksternal melalui port HDMI pada badan kamera, yang dapat dilakukan bersamaan dengan perekaman internal. Ada juga mode timelapse dengan resolusi 8K.

D850 tidak memiliki opsi gamma Log untuk videographer high-end, tetapi memiliki Profil Gambar ‘Flat’ untuk memeras rentang dinamis ekstra kecil ke dalam cuplikannya, tanpa menambahkan terlalu banyak ke kompleksitas grading. Ia juga menawarkan ISO otomatis penuh dengan kompensasi pencahayaan saat memotret dalam mode pemaparan manual, yang berarti Anda dapat menyesuaikan nilai apertur dan kecepatan rana Anda, dan membiarkan kamera mencoba mempertahankan kecerahan dengan memvariasikan kepekaan.

D850 juga menyertakan fitur Power Aperture yang memungkinkan kamera membuka dan menutup iris lensa dengan mulus saat berada dalam mode live view. Ada juga mode ‘Attenuator’ untuk menangkap audio kamera, yang memainkan suara keras untuk menghindari suara kliping yang tidak menyenangkan. Fitur lainnya termasuk shutter diam (elektronik), bodi magnesium dengan perapat cuaca, tombol dengan label lampu latar, slot memori HDMI, SD dan XQD tidak terkompresi, dan koneksi Wi-Fi dan Bluetooth.

Kelebihan DSLR Nikon D850:
– Sistem AF seperti Nikon D5
– 45.7 megapiksel
– Kemampuan video timelapse 8K
– Video UHD 4k dalam format FX (tanpa crop)
– Layar sentuh
– 7 fps (tanpa kemasan baterai)
– Tombol dengan back light

Kekurangan DSLR Nikon D850:
– Tidak ada built-in flash
– Tidak memiliki jendela bidik EVF atau hybrid
– Harga cukup mahal

Harga DSLR Nikon D850.
Cek harga terbaik DSLR Nikon D850 dan beli disini.