Seputar Tekno

Perbedaan antara Chipset Snapdragon dan MediaTek

Setiap kali Anda membeli sebuah perangkat gadget, pastinya Anda akan melihat spesifikasi beserta fitur di dalamnya bukan? Salah satu spesifikasi yang perlu Anda perhatikan ialah chipset, karena chipset yang tertanam pada di dalam gadget akan mempengaruhi kinerja dari suatu perangkat. Beberapa chipset yang sudah terkenal saat ini ialah Snapdragon dari Qualcomm dan MediaTek. Lantas apakah perbedaan antara chipset Snapdragon dan MediaTek tersebut?

Di dunia industri smartphone, terdapat dua perusahaan pembuat chipset yang banyak mengeluarkan berbagai produk chipset untuk smartphone. Memang sejak tahun 2014, terdapat lima jenis chipset prosesor yakni Qualcomm Snapdragon, MediaTek, Intel Atom, Exynos, dan NVIDIA Tegra. Namun dari banyak chipset tersebut, hanya MediaTek dan Qualcomm yang menjadi penyedia chipset paling laris di pasaran saat ini.

Bagi yang belum tahu, saat ini produk paling tinggi dari chipset Qualcomm ialah Snapdragon 835 yang sudah banyak tersemat pada smartphone kelas atas seperti Essential Phone dari Bapak Android. Sedangkan brand MediaTek memproduksi chipset terbaru dan tercanggih Helio X20. Lalu, apa saja perbedaan Snapdragon dan MediaTek tersebut? Berikut ini beberapa diantaranya:

1. Perbandingan Prosesor
Aspek pertama yang akan kita bandingkan yaitu dari segi dapur pacu yang dimiliki oleh Snapdragon dan MediaTek. Bisa dikatakan, dari segi ini, prosesor Snapdragon relatif lebih unggul jika dibandingkan dengan MediaTek, walaupun tergantung versi dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan source kode Snapdragon umumnya dibuka untuk publik alias open source.

Hingga kini, ada banyak sekali produk antar dua vendor raksasa tersebut yang terus bersaing tiap tahunnya. Misalnya, MediaTek yang mengembangkan prosesor dengan inti banyak contohnya MediaTek Helio X20 MT6797 dengan CPU 10 inti, yang salah satunya digunakan pada Meizu MX6. Namun semakin lebih banyak inti, berarti lebih banyak daya yang dibutuhkan untuk menjalankan prosesor tersebut.

Sedangkan, Qualcomm lebih berfokus untuk menghasilkan prosesor yang mempunyai kecepatan clock tinggi seraya mempertahankan jumlah core agar tak terlalu ketinggalan zaman. Contohnya pada Samsung Galaxy S7 yang memakai Qualcomm MSM8996 Snapdragon 820 dengan prosesor Quad Core yang berkecepatan 2 x 2.15 GHz dan 2×1.6 GHz.

2. Perbandingan GPU
Hal penting lainnya yang perlu dibandingkan antara Snapdragon dan MediaTek ialah GPU. Graphics Processing Unit atau GPU ialah chip yang berfungsi sebagai pengolah grafis utama dalam perangkat gadget. GPU pada smartphone sering juga disebut dengan VGA pada komputer atau laptop.

Pada chipset MediaTek, mereka relatif lebih lemah jika dibandingkan dengan Qualcomm, namun juga akan memakan RAM lebih sedikit. Sedangkan Qualcomm Snapdragon lebih baik dalam merender grafis, tapi membutuhkan alokasi RAM yang lebih besar. Dengan kata lain, jika Anda membutuhkan smartphone yang memiliki grafis cukup mumpuni, maka chipset Snapdragon bisa menjadi pilihan utama.

Beberapa produk yang telat dibuat, chipset MediaTek sudah dibekali dengan dedicated VRAM, sedangkan GPU besutan Snapdragon, Adreno, tetap mengunakan RAM inti milik brand smartphone tersebut, yang berarti chipset MediaTek mempunyai memori khusus untuk memproses instruksi dari pengolahan grafis. Sementara itu, chipset Snapdragon dengan Adreno tidak mempunyai dedicated VRAM yang membuat RAM inti prosesor digunakan untuk melakukan rendering grafis.

3. Perbandingan Multimedia
Faktor selanjutnya yang perlu dilihat ialah dari segi teknologi kamera dan video recording yang masing-masing telah didukung oleh chipset Snapdragon dan MediaTek. Qualcomm Snapdragon lebih banyak menyempurnakan fitur terbaru pada chipset yang mereka rilis, contohnya menyematkan jaringan LTE 4G, sensor kamera yang lebih besar beserta video recording. Oleh karena itu, biasanya smartphone yang menyematkan chipset Snapdragon mempunyai kualitas multimedia cukup tinggi dan siap dimanfaatkan untuk berbagai macam kebutuhan.

Pada sisi lain, MediaTek tidak memakai sudut pandang agresif seperti yang dimiliki oleh Snapdragon. Chipset ini cenderung lebih konservatif, dalam artian tidak selalu memberikan fitur yang terbaru atau terbagus pada setiap smartphone yang mereka keluarkan. Dengan begitu, harga chipset MediaTek juga dibanderol dengan harga lebih murah daripada Snapdragon, jika dibandingkan pada kelas yang setara. Keduanya juga tidak banyak memiliki perbedaan user interface selama OS yang berjalan tetap sama, karena suatu vendor smartphone menggunakan macam-macam user interface yang semuanya hampir mirip.

4. Perbandingan Harga
Terakhir, kita bisa membandingkan antara chipset Snapdragon dan MediaTek dari segi harga. Antar keduanya, perbedaan harganya saat ini mungkin kurang terlihat jelas karena permainan pabrikan smartphone yang mengombinasikan berbagai macam teknologi dan fitur canggih lainnya ke dalam produk mereka, sehingga terkadang smartphone dengan prosesor MediaTek versi tertentu akan berharga sama dengan prosesor Snapdragon, dan sebaliknya.

Namun, Sobat Gaptex bisa melihat arah pasaran yang menunjukkan bahwa chipset MediaTek cenderung bermain di segmen kelas menengah atau low end, sehingga harganya jadi lebih murah jika dibandingkan secara head to head dengan chipset Snapdragon. Maka dari itu, prosesor MediaTek cenderung menjadi pilihan berbagai vendor smartphone yang ingin menyasar pasar kelas menengah ke bawah.

Itulah beberapa perbedaan mendasar dari Snapdragon dan MediaTek yang dapat Anda ketahui dari post kali ini. Semoga dengan mengetahui beberapa perbedaan di atas, Anda jadi bisa memilih chipset mana yang terbaik untuk dibeli. Semoga bermanfaat!