BloggingSeputar Tekno

Pengertian Email Marketing

Salah satu bentuk marketing online paling ‘jadul’ dan konvensional adalah email marketing. Tapi bukan berarti pemasaran jenis ini tak efektif, justru sebaliknya email marketing merupakan salah satu metode paling efisien dan masih terus digunakan hingga saat ini terutama oleh online marketer level expert. Di Indonesia sendiri, email marketing mulai digunakan secara masif semenjak hadirnya perangkat ponsel pintar yang membuat akses email menjadi mudah, murah dan real time.

Pengertian Email Marketing

Pengertian Email Marketing
Email marketing adalah metode pemasaran langsung berisi pesan komersial kepada group atau orang-orang tertentu. Setiap email yang dikirimkan kepada konsumen potensial dapat disebut sebagai email marketing. Email marketing biasanya berisi iklan, proposal bisnis dan hal-hal berhubungan yang dimaksudkan untuk membangun loyalitas, kepercayaan dan pengenalan produk.

Cara Email Marketing
Untuk melakukan email marketing, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan membuat list email. List email didapatkan dari orang yang mendaftarkan diri secara sukarela melalui form yang disediakan melalui media online (umumnya website). Selanjutnya, list akan terus dikembangkan dengan jumlah peserta yang semakin banyak.

Setiap list biasanya akan dikenali secara spesifik, orang-orang yang berada dalam satu list akan memiliki minat dan kebutuhan yang sama. List akan dipisahkan berdasarkan minat agar tidak terjadi kekeliruan dalam mengirimkan pesan. Setiap email yang tidak relevan akan mengakibatkan jumlah list menjadi berkurang.

Email Marketing pada umumnya dijalankan dengan jasa pihak ketiga, yaitu perusahaan online yang menyediakan tools dan perlengkapan untuk menjalankan email marketing. Dengan menggunakan jasa pihak ketiga, seluruh pekerjaan akan menjadi lebih mudah dan cepat. Salah satu penyedia jasa email marketing paling top adalah GetResponse, dapatkan kredit gratis sebesar $30 disini.

Email Marketing Vs Spam
Pada email marketing, dikenal istilah opt-in (single maupun double) yang meminimalisir terjadinya pengiriman email “spam”. Sebuah email berisi promosi yang dilayangkan kepada alamat email yang tidak pernah mendaftarkan email mereka secara sukarela termasuk dalam kategori “spam”. Ratio sampainya email ke inbox relatif kecil, apalagi jika dikirimkan dalam jumlah besar.

Sebaliknya, ratio sampainya email kepada list email yang sudah pernah mendaftarkan diri (subsriber) relatif besar meski dikirimkan kepada berjuta-juta alamat sekalipun.

Email marketing membutuhkan waktu, modal dan konsistensi. Jika semua berjalan baik, imbal balik dan pengorbanan yang dilakukan untuk email marketing akan terbayarkan berkali-kali lipat.

Simak Catatan Tentang Email Marketing selengkapnya dari Admin Gaptex disini.

Semoga bermanfaat!