Berita

Nintendo Switch, Konsol Game Terbaru Namun Banyak Kekurangan?

Nintendo Switch resmi diluncurkan secara Internasional pada hari Jum’at tanggal 3 Maret 2017 dengan harga dibanderol US$ 300 atau sekitar Rp 4 juta, Nintendo berharap penuh pada produk anyarnya ini dapat mengobati kekecewaan pengguna game konsol setelah gagal dengan Wii U.

Nintendo Switch, Konsol Game Terbaru Namun Banyak Kekurangan

Nintendo Switch adalah wujud konsep revolusioner dari sebuah game konsol. Dengan konsel 2-in-1 atau hybrid, Switch dapat dimainkan penggunanya dari layar televisi atau secara portabel. Panel tombol kedua sisi Switch terdapat Joy Con, joystick yang bisa dibongkar pasang. Peluncuran Nintendo Switch juga berhasil menarik perhatian para gamer dari berbagai pelosok dunia. Namun siapa sangka bila tidak lama setelah peluncurannya, banyak pengguna merasakan kekecewaan baik itu dari segi performa atau dari konsolnya sendiri.

Masalah-masalah yang dilaporkan pembelinya itu pun terkait dengan masalah hardware pada Nintendo Switch sendiri. Dimulai dari konsol yang ‘brick’ alias tidak bisa menyala, tombol yang rusak hingga unit Switch yang mengalami masalah ‘blue or orange screen of death’ seperti Microsoft Windows. Pada bulan Maret ini, Nintendo telah menyebarkan sekitar 2 juta unit konsol Switch-nya ke seluruh dunia.

Dilaporkan dari forum Reddit, seseorang yang mengaku konsol Switch-nya mengalami ‘Brick’ sehingga membuatnya melaporkan langsung ke Nintendo. Solusi yang ditawarkan perusahaan asal Jepang tersebut hanya dengan menukar konsol game dengan konsol baru yang tidak bermasalah. Meski belum terungkap apa penyebabnya namun para pakar menduga bahwa pengguna belum mengupdate sistem operasi Switch atau memang benar bila hardware-nya rusak.

Ada juga laporan dari video yang di unggah ke Youtube oleh CrowbCat. Video tersebut mengungkapkan pemilik dari Nintendo Switch mengeluh layar mudah tergores. Apalagi bekas goresan itu dikarenakan mereka memakai docking station yang dijual secara paketan dengan konsol ini. Untuk menghindari adanya goresan yang lebih banyak, pemilik Switch tersebut harus memakai kain pelindung tambahan.

Lalu, tidak sedikit para gamer mengeluhkan kualitas sistem yang terdapat pada konsol Switch ini. Mereka mengatakan bahwa sistemnya mudah crash dan kerap muncul gangguan tampilan. Tidak jarang pula, banyak yang mengatakan adanya tampilan dead pixel di layar konsol. Meski banyak yang melaporkan kekurangan pada Nintendo Switch ini, banyak pula yang memuji konsol game tersebut karena memang sudah lama-lama ditunggu kehadirannya oleh para pecinta game di seluruh dunia.