Berita

Motorola Patenkan Desain Ponsel Layar Lipat

Ponsel layar lipat semakin memanas akibat persaingan para vendor yang berlomba meluncurkan lini ini sebagai ponsel andalannya mulai dari Samsung, Apple hingga Microsoft. Dan benar saja, kali ini vendor ponsel Motorola ikut berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Motorola patenkan desain ponsel layar lipat yang sangat berbeda dari para vendor pesaingnya. Menariknya, Motorola bahkan akan mematenkan desain ponsel layar lipat yang bisa menjadi tablet.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Desain ponsel terbaru dari Motorola
– Lebih detail dari desain layar lipat Motorola

Jika berbicara vendor Motorola ini, sebelumnya pihak Motorola kenalkan ponsel murah seri Moto E & G, yang akan menjadi lini ponsel yang ramah di kantong penggunanya. Telah diketahui sebelumnya bahwa Motorola yang merupakan perusahaan yang kini berada di bawah naungan Lenovo telah memperoleh hak paten pada akhir Maret lalu. Motorola mengajukan paten dengan judul ‘Three part foldable housing supporting multiple use positions in an electronic device’.

Sebelumnya Motorola juga telah mendaftarkan paten perangkat layar lipat tersebut dua tahun sebelumnya pada 13 September 2016. Yang membuatnya sedikit berbeda dengan ponsel lipat lainnya adalah Motorola berencana akan menambahkan casing yang terpisahkan pada desain. Selain itu, Motorola juga dikabarkan telah bekerja ekstra untuk menambah aksesoris tambahan berupa casing sebagai pelindung layar lipat ponselnya.

Dikutip dari Kompas.com, desain paten ponsel layar lipat ini memiliki ukuran yang cukup besar dan tebal. Jadi jika layar dibentangkan maka itu akan menjadi sebuah tablet dengan layarnya yang lebih luas dan lebar. Dari sisi desain tersebut, bentuk ponsel ini sepertinya akan menyerupai sebuah buku yang bisa dilipat secara simetris di bagian tengahnya.

Karena Motorola tidak membenamkan engsel pada desain ponselnya sehingga dapat disimpulkan bahwa bagian yang dilipat sepenuhnya adalah layar dari ponsel tersebut. Jika diingat beberapa waktu lalu, desain ini cukup mirip dengan paten yang diajukan oleh vendor Samsung. Bedanya, paten Samsung tidak menjelaskan bahwa ponsel bisa berubah menjadi tablet atau tidak.

Meski demikian, beberapa pihak masih meragukan ponsel dengan layar lipat ini akan muncul dalam waktu dekat. Alasannya, mendesain layar ponsel dengan bahan yang lebih fleksibel menjadi pekerjaan besar yang harus dipecahkan oleh vendor ponsel terkemuka di dunia. Walau begitu, perwujudan ponsel dengan layar yang bisa dilipat sangat layak untuk dinantikan.

Apalagi jika Anda merupakan pengguna ponsel yang mendambakan ponsel yang sangat mumpuni, berbeda dan berkelas. Yang pasti, ponsel layar lipat ini akan semakin memperluas kemungkinan penggunaan, serta tentu lebih awet dan bisa menghemat tempat. Bahkan kabarnya, layar lipat ponsel Samsung akan segera diperkenalkan pada tahun depan, 2019 mendatang.