Berita

Mirrorless Fujifilm XT-100 Rasa DSLR

Fujfilm kembali merilis kamera mirrorless Fujifilm XT-100 rasa DSLR yang terlihat lebih stylish karena body XT-100 menggunakan desain yang mirip dengan DSLR pada umumnya, tetapi minus grip atau pegangan yang biasanya berupa tonjolan di bagian pinggirnya. Jika dilihat kamera mirrorless XT-100 mirip dengan XT-20 tetapi dengan beberapa spesifikasi yang berbeda dan harga yang lebih murah.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Spesifikasi Fujifilm XT-100
– Harga yang dibanderol Fujifilm XT-100
– Tanggal peluncuran Fujifilm XT-100

Fujifilm memiliki banyak koleksi kamera yang dapat dipilih dari tingkat pemula hingga profesional. Mirrorless adalah salah satu kamera yang menjadi andalan Fujifilm. Sebelumnya kami pun pernah me-review Fujifilm X-A3 yang bergaya retro penerus seri mirroless X-A2.

Kali ini perusahaan kamera Jepang itu membanderol mirroless XT-100 dengan harga 599 dolar AS atau sekitar Rp 8,4 juta. Harga ini lebih murah daripada XT-20 yang ada di kisaran Rp 12 juta, tetapi dengan sejumlah kompensasi. Seperti yang disebutkan di atas, XT-100 berbentuk seperti DSLR meski tanpa pegangan di samping. Pada punuk kamera, selain tersimpan electronic viewfinder (EVF), juga menyimpan internal pop-up flash di bagian depannya.

Pengguna juga mendapatkan layar sentuh sebagai alternatif dalam memotret gambar dan melihat hasilnya. Uniknya, dikutip dari Kompas.com, layar tersebut dapat dipindah ke atas, ke bawah, atau pun ke samping (180 derajat) untuk membantu merekam vlog dan memotret selfie. Konfigurasi dial di bagian atas mirrorless XT-100 menggunakan model PASM, tanpa adanya dial khusus untuk shutter dan exposure conpensation.

Lalu ada dua tombol dial tanpa kabel, tombol Fn dan juga tombol perekam. Fujifilm memasang sensor APS-C 24 megapiksel dengan filter Bayer pada kamera, bukan X-Trans seperti saudaranya di seri XT yang lain. Tentang perbedaan kinerja antara X-Trans dan Bayer sering menjadi perdebatan. Meski ada banyak yang menyebut X-Trans memiliki performa noise yang lebih baik.

Sementara urusan pengolahan gambar diserahkan ke prosesor high speed imaging processor, bukan X-Processor Pro. Fujifilm memang membuat kamera mirrorless XT-100 ini untuk para penggemar entry leve class atau pemula yang membutuhkan viewfinder dan dapat digunakan seperti layaknya kamera lain di pasaran.

Sementara itu, untuk kelas pemula yang ingin merasakan kelebihan sensor berfilter X-Trans khas Fujifilm, dapat memilih XT-20 atau XE-3. Kamera ini cukup kecil dengan tampilan yang memiliki kesan vintage. Ada tiga variasi warna yang disediakan oleh Fujifilm untuk kamera mirroless terbarunya yaitu Black, Bark Silver, dan Champagne Gold.

Perusahaan ini berencana akan mulai menjual mirrorless XT-100 pada 18 Juni mendatang di Amerika Serikat. Harga Rp 8,4 juta hanya berlaku untuk pembelian body-only. Sementara paket bodi dengan lensa XC 15-45mm F35-5.6 dibanderol 699,95 dolar AS atau sekitar Rp 9,9 juta. Belum diketahui lebih lanjut kapan kamera ini akan masuk ke Tanah Air.