Berita

Mengikuti jejak OnePlus, HTC Hengkang dari Indonesia

Vendor smartphone asal Taiwan, HTC, dikabarkan mundur dari pasar Indonesia. Hal itu lagi-lagi disebabkan oleh Kebijakan Tingkat Kandungan dalam Negeri (TKDN) yang sebelumnya juga membuat OnePlus meninggalkan Tanah Air tercinta.

Mengikuti jejak OnePlus, HTC Hengkang dari Indonesia

Kabar hengkangnya HTC di akui oleh PR Agency HTC untuk Indonesia, yang katanya telah mengkonfirmasi bahwa sudah tak ada lagi tim HTC di negara ini.

“Di Indonesia, orang-orangnya sudah tidak ada. Mulai tahun ini, kami sudah mundur dari HTC,” ucap Vera Novasari, Java PR. Bila ingin informasi terbaru, Vera juga menyarankan untuk menghubungi tim HTC Singapura.

Sama halnya dengan kasus OnePlus, penyebab utama ialah persoalan regulasi terkait TKDN ponsel 4G yang mewajibkan perusahaan memasang kandungan lokal di setiap smartphone 4G yang beredar di Indonesia sebesar 30 %, salah satunya dengan cara membangun pabrik peraktian ponselnya di sini.

Memang bagi vendor ponsel luar negeri yang belum sanggup memenuhi aturan TKDN bisa merugi. Karena gadget mereka yang notabene-nya 4G harus di kunci teknologi LTE sehingga menyisakan 3G atau 2G saja. Tentu para konsumen akan berpikir ulang untuk membeli smatphone yang teknologi 4G-nya terkunci.

Sabagai informasi, perusahaan HTC merilis smatphone terakhir mereka untuk pasar Nusantara pada September 2015 silam. Saat itu, HTC mengeluarkan enam tipe sekaligus yaitu, HTC One M9 plus, HTC One E9 plus, HTC Desire 816G Dual SIM, HTC Desire 826 Dual SIM, HTC Desire 620G Dual SIM dan HTC Desire 526G Dual SIM.