Berita

Lenovo Perkenalkan Konsep Laptop Layar Lipat

Saat ini kebanyakan perangkat elektronik masih bersifat solid, tetapi seiring perkembangan teknologi akan membawa ke era teknologi hardware yang lebih fleksibel. Hal ini dibuktikan dengan kemunculan beberapa tipe laptop hybrid atau 2in1 yang meramaikan pasaran PC seluruh dunia, termasuk Indonesia. Apalagi sekarang, banyak raksasa teknologi yang berlomba-lomba untuk membuat perangkat elektronik dengan layar yang dapat dibengkokkan atau dilipat.

Lenovo Perkenalkan Konsep Laptop Layar Lipat

Perusahaan yang giat mengembangkan layar lipat contohnya Samsung dan LG. Kedua vendor tersebut sangat ambisius dalam menghadirkan teknologi tersebut. Bahkan Samsung telah digadang-gadang sudah sangat siap untuk meluncurkan produk semacam itu. Namun tampaknya, baik LG atau Samsung, tidak sendirian dalam menghadirkan gadget yang bisa dilipat. Pasalnya, perusahaan asal Tiongkok yaitu Lenovo telah pamer duluan konsep laptop layar lipat beberapa waktu lalu.

Tidak puas hanya meluncurkan laptop hybrid seperti ThinkPad X1 Yoga  yang berdesain hybrid, Lenovo kembali berinovasi untuk menerapkan layar lipat untuk perangkat PC. Hal inilah yang membedakan Lenovo dari Samsung maupun LG, karena keduanya justru menerapkan layar lipat pada produk smartphone mereka.

Lenovo memperkenalkan ide menarik ini dalam sebuah event yang diadakan di New York, Amerika Serikat. Inovasi layar lipat dari Lenovo tersebut memang bukan pertama kalinya karena pada tahun 2016 lalu, vendor asal China ini juga pernah menunjukkan konsep smartphone yang dapat dilipat. Saking lenturnya, justru smartphone tersebut dapat dilingkarkan dipergelangan tangan sebagai gelang.

Pada dasarnya, PC yang dipamerkan Lenovo terlihat seperti laptop biasa, tetapi penggunanya dapat melipat laptop tersebut layaknya kertas sehingga bisa Anda masukkan ke dalam ransel atau wadah yang kecil.

Tetapi belum diketahui untuk saat ini seberapa jauh perbedaan perangkat tersebut dibandingkan laptop umum saat ini, mengingat beberapa laptop yang telah dipasarkan sekarang sudah cukup portable. Namun apabila laptop lipat ini dapat dilipat lebih kecil lagi sehingga muat ke dalam tas dengan kompartemen kecil, tentu hal tersebut akan menjadi nilai jual utamanya. Karena saat ini masih menjadi konsep, pastinya masih banyak hal yang perlu dipertimbangkan untuk membuat perangkat seperti itu.