Berita

GoPro Fusion Mendukung Ponsel Android, Apa Sajakah itu?

Menilik bulan April 2017 lalu, GoPro meluncurkan kamera bertajuk Fusion yang dapat mengambil foto dan merekam video dalam sudut 360 derajat dengan resolusi hingga 5,2K. Pabrikan kamera aksi ternama itu membuat GoPro Fusion untuk para pecinta kamera action yang lebih mumpuni dengan kualitas video super keren yang diklaim baru satu-satunya di dunia. Beberapa bulan kemudian, dikabarkan bahwa GoPro Fusion mendukung ponsel Android, apa sajakah itu? Mari simak penjelasannya di bawah ini.

Meskipun sudah dibekali fungsi yang sangat canggih, GoPro Fusion tetap mengusung ukuran portabel serupa dengan GoPro Hero 5. Namun sayangnya, versi Fusion waktu itu tidak kompatibel dengan perangkat Android. Oleh karena itulah, perusahaan mencoba sekuat mungkin membuat kamera aksi mumpuni bisa mendukung ponsel berbasis Android.

Setelah hampir satu tahun, baru sekarang mendukung kamera virtual reality itu bersahabat dengan para smartphone Android. Semua ini berkat update aplikasi GoPro untuk Android yang memungkinkan integrasi dengan kamera Fusion. Namun sayangnya, untuk sementara ini hanya ada 14 jenis smartphone Android yang kompatibel.

Masing-masing dari 14 perangkat adalah Asus ZenFone AR, LG V30, Moto Z Force, Google Pixel dan Google Pixel XL generasi pertama dan kedua, Moto Z2 Force, Samsung Galaxy Note 8, Galaxy S7 dan S7 Edge, Galaxy S8 dan S8 Plus, serta yang terakhir ZTE Axon 7.

GoPro juga akan terus meningkatkan kompatibilitas perangkat Android dengan Fusion. Pada saat bersamaan, GoPro juga sesumbar tentang peningkatan pengalaman pengguna untuk mencoba ekosistem platform GoPro. Menurut perwakilan GoPro, mereka akan terus memperbaiki kestabilan, pengolahan citra, dan performa platform secara keseluruhan.

Selama ini, GoPro telah membuat kamera 360 derajat berupa rig yang terdiri dari kombinasi beberapa unit aksi kamera. Fusion menjadi inovasi baru sebagai kamera tunggal yang bisa merekam objek secara 360 derajat. Hal yang menarik tentang Fusion adalah kemampuannya untuk merekam gambar dalam resolusi 5.2K. Selain itu, ukurannya cenderung kecil dan pas dipasangkan dengan mount atau aksesoris GoPro lainnya.

GoPro menyematkan fitur yang disebut OverCapture ke Fusion. Fitur ini membantu pengguna untuk memotong kualitas HD. Selain 360 konten, pengguna juga bisa menggunakan Fusion untuk membuat video konvensional atau foto biasa. Untuk keperluan pengambilan foto, kamera mampu mengambil foto dengan resolusi 18MP. Tersedia pula konektivitas berupa GPS, Wi-Fi dan Bluetooth.

GoPro Fusion juga memiliki sensor yang dapat meningkatkan kualitas video jauh lebih baik daripada GoPro sebelumnya. Memiliki accelerometer, giroskop dan sensor kompas, sehingga bisa merekam video dengan sok cepat dengan kejutan minimal. Sementara kebanyakan kamera 360 derajat menghasilkan foto dan video dalam bentuk melengkung dan mode bulat yang disebut ‘planet mungil’, GoPro Fusion dapat menyatukan gambar atau video 360 derajat menjadi satu frame datar dengan kualitas 1080p. Menariknya, bingkai yang bisa Anda atur sendiri, sehingga Anda bisa memilih sudut pandang mana yang akan ditampilkan dari sudut 360 derajat yang direkam.