Berita

Fujifilm Kenalkan Kamera Analog Instax SQ6 di Indonesia

Seperti yang diketahui, Fujifilm merupakan pabrikan yang terkenal menghadirkan perangkat kamera yang sangat menarik perhatian para pencinta fotografi. Kini Fujifilm kenalkan kamera analog Instax SQ6 di Indonesia yang diklaim sebagai kamera analog dengan format persegi (kotak) pertama. Fujifilm Instax SQ6 membawa banyak fungsi fotografi canggih dan membungkusnya dengan desain bodi yang sederhana dan bergaya.

Pada artikel ini Anda dapat mengetahui:
– Jadwal penjualan Fujifilm Instax SQ6
– Fungsi menarik Fujifilm Instax SQ6

Presiden Direktur Fujifilm Indonesia, Noriyuki Kawakubo mengungkapkan bahwa foto adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Fujifilm Instax hadir untuk memungkinkan kenangan yang kita tangkap melalui kamera. Foto Instax terasa lebih personal karena kita langsung mendapatkan cetakan foto saat itu juga. Hasil cetakan inilah yang kemudian kita simpan di dompet atau dipajang sebagai nostalgia.

Sebelumnya, Fujifilm juga telah merilis kamera serupa bernama SQ10. Namun kamera yang dirilis pada 2017 itu berbeda, karena digolongkan sebagai hybrid dengan kemampuan digital dan analog sekaligus. Selain itu ada Fujifilm juga turut meramaikan pasar dengan menghadirkan kamera Fujifilm Instax Mini 90 yang mengusung desain retro yang stylish.

Menurut General Manager Consumer Printing Division Fujifilm Indonesia, Johannes J. Rampi mengungkapkan bahwa kamera Instax SQ6 bisa menjadi pilihan kamera yang tepat untuk para pengguna berjiwa muda karena desain dan kepraktisannya yang sangat memanjakan penggunanya. Dengan sangat detail dan kokoh, Fujifilm Instax SQ6 menjadi kamera analog instan yang cocok untuk siapa saja, baik pria maupun wanita, muda maupun tua, pelajar, traveler, hingga ibu rumah tangga sekalipun.

Kamera Instax SQ6 juga memiliki berbagai fungsi menarik yang dapat digunakan oleh para penggunanya, seperti sebagai berikut:

Dikutip dari Kompas.com, selfie mode pada Instax SQ6 akan mengoptimalkan fokus dan tingkat cahaya pada subjek foto. Cermin kecil di depan kamera memungkinkan penggunanya untuk menyesuaikan gaya dan posisi sebelum menekan tombol shutter. Untuk foto grup selfie pengguna dapat memasang kamera pada tripod dan menggunakan pengatur waktu untuk hasil terbaik. Mode makro dapat mengambil foto jarak dekat dengan detail yang lebih tajam, dengan jarak minimum 30 cm.

Automatic exposure untuk mendeteksi tingkat cahaya dan menyesuaikan intensitas shutter speed dan lampu flash untuk menghasilkan komposisi foto dengan resolusi terbaik. Bahkan ketika gelap, subjek dan latar belakang foto akan tetap jernih. Mode double exposure yang memungkinkan penggunanya untuk menempelkan dua hasil jepretan dalam satu foto. Mode landscape juga cocok untuk mengambil foto landscape jarak jauh sehingga seluruh panorama dapat ditangkap di dalam lensa kamera ini.

Colour filter attachment menyediakan tiga opsi filter warna yakni oranye, ungu, dan hijau yang dapat dipasangkan di depan lampu flash untuk menghasilkan efek foto yang unik dan berkarya seni. Produk Instax SQ6 ini akan tersedia secara offline di acara exhibition pada 31 Mei – 3 Juni 2018 di Atrium Kota Kasablanka dan secara online di salah satu situs e-commerce JD.id.

Selain itu, penggemar Instax juga bisa mendapatkan paket spesial Fujifilm Instax SQ6, termasuk camera case dan square film seharga Rp 2,3 juta selama masa exhibition. Untuk harga reguler, kamera Fujifilm Instax SQ6 tanpa square film akan dibanderol dengan harga Rp 2.049.000. Harga ini pastinya masih terbilang ramah dan tidak terlalu merogoh kantong Sobat.