Seputar Tekno

Apa Itu Sniffer?

Mungkin sebagian orang belum mengethui apa itu Sniffer? Sebelum tahu pengertian dari kata asing tersebut, alangkah baiknya Anda tahu dengan istilah Sniffing. Berdasarkan kata Sniffing, merupakan teknik ‘mengintip’ berbahaya yang sering dilakukan oleh para hacker. Mereka berusaha untuk mengintip data-data komputer orang lain tetapi lewat komputer si hacker.

Apa Itu Sniffer

Sniffer juga bia disebut sebagai program yang membaca dan menganlisa setiap protokol untuk melewati mesin dimana program akan diinstal. Biasanya, komputer dalam jaringan hanya mendengarkan dan merespon paket-paket tertentu yang dikirimkan pada mereka. Namun, kartu jaringan dapat di setting oleh beberapa program khusus sehingga bisa memonitor dan menangkap semua akses jaringan yang lewat tanpa peduli kepada paket tersebut dikirimkan. Aktivitas tersebut sering dikenal dengan Sniffing.

Kejadian yang bisa terjadi akibat Sniffing ini adalah contohnya jika perusahaan Anda menggunakan jaringan internet kantor untuk mengirimkan email ke teman diluar kota. Kegiatan Sniffing bisa terjadi saat Anda mengirimkan email tersebut, seseorang yang sedang mengintip akan tahu isi email. Namun, kita tidak tahu siapa yang melakukan sniffing tersebut. Bisa juga admin dari jaringan kantor atau bahkan teman sekantor Anda sendiri. Ada dua tipe sniffing yang paling umum adalah:

1. Passive Sniffing
Tipe sniffing ini akan lebih mudah bila hacker menggunakan komputer dan jaringan ditempat umum. Hacker hanya perlu program sniffer yang bisa merubah kartu jaringan Anda agar dapat melihat dan mencatat semua data yang dilaluinya. Jadi, hacker cuma duduk manis di depan komputer dan melihat paket melalui komputernya.

2. Active Sniffing
Hal tersebut dikarenakan jika komputer korban terhubung dengan switch dan hacker tidak tersambung, maka aktivitas sniffing sulit dilakukan. Sniffing dilakukan harus dengan komputer yang saling terhubung. Supaya data dapat melalui komputer hacker terlebih dahulu, berbagai cara dilakukannya untuk mempengaruhi alur data ini. Oleh karena itu, hacker secara aktif melakukan aksi agar dapat melakukan aktifitas sniffing.

Sampai saat ini, tidak ada cara yang efektif untuk mencegah aktifitas sniffing, namun setidaknya Anda bisa meminimalisir serangan tersebut dengan menggunakan protokol yang aman. Sebagai contohnya HTTPS, SSL (Secure Socket Layer) dan Transport Layer Security (TLS). Untuk versi standar yang kurang aman seperti Telnet, HTTP. SMTP, POP, IMAP, NNTP dan FTP.